Konflik Iran dan Dampaknya Terhadap Ekonomi Global

ORBITINDONESIA.COM – Ketegangan di Selat Hormuz menelan biaya miliaran dolar, memperlambat arus lalu lintas laut dan memicu kenaikan harga global.

Konflik berkepanjangan antara AS dan Iran di Selat Hormuz tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Kedua negara bersikukuh dengan blokade mereka, menyebabkan kebuntuan di jalur perdagangan vital ini. Konsekuensinya, ekonomi global mulai merasakan dampaknya.

Pentagon memperkirakan perang ini telah menghabiskan $25 miliar. Selain itu, harga bahan bakar pesawat di AS hampir dua kali lipat, memengaruhi operasi pemadam kebakaran hutan. Di sisi lain, keputusan Mahkamah Agung AS mengenai diskriminasi rasial dalam pemilihan juga menambah kompleksitas isu domestik.

Pandangan bahwa pendekatan militer dan ekonomi ini mungkin berujung pada krisis yang lebih dalam. Meski demikian, pembicaraan diplomatik yang mandek menjadi satu-satunya jalan keluar paling aman untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Dengan banyaknya pihak yang terkena dampak, perlu ada refleksi mendalam tentang bagaimana kebijakan luar negeri dapat mempengaruhi ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Apakah solusi diplomatik dapat mengatasi ketegangan yang berkepanjangan ini?

(Orbit dari berbagai sumber, 3 Mei 2026)