Wow, Pete Hegseth Jadikan Istrinya, Jennifer Rauchet, Menjadi Penasihat Terdekat di Kantor Paling Sepi di Pentagon

ORBITINDONESIA.COM - Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth telah menjadi begitu terisolasi di dalam Pentagon sehingga istrinya, mantan produser Fox News tanpa peran formal di pemerintahan, kini secara teratur duduk di belakang dalam rapat-rapat resminya sementara ia menjalankan perang dan memecat para jenderal.

Jennifer Rauchet, istri ketiga Hegseth, telah terlihat di beberapa rapat Pentagon dalam beberapa bulan terakhir, mengejutkan staf yang mengatakan bahwa ia tidak memegang gelar resmi, tidak memiliki izin keamanan yang dikonfirmasi, dan tidak bertanggung jawab kepada Kongres, menurut investigasi yang diterbitkan oleh The Guardian pada hari Minggu, 3 Mei 2026.

Mantan produser Fox & Friends berusia 41 tahun itu bertemu Hegseth saat keduanya bekerja di Fox News, dan keduanya menikah dengan orang lain.

Perselingkuhan mereka dilaporkan menyebabkan Rauchet dipindahkan ke acara lain. Pasangan itu menikah pada tahun 2019 di Trump National Golf Club di New Jersey setelah keduanya menyelesaikan perceraian mereka.

Obrolan di Signal, Rencana Sensitif, dan Tanpa Izin Keamanan

Rauchet sudah menjadi sosok kontroversial sebelum penampilannya di Pentagon. Pada awal tahun 2025, ia dimasukkan dalam obrolan grup Signal di mana Hegseth berbagi informasi militer sensitif tentang rencana serangan udara di Yaman.

Inspektur Jenderal Pentagon kemudian menemukan bahwa Hegseth melanggar aturan departemen dengan berbagi detail rahasia dengan orang-orang yang tidak berwenang di aplikasi perpesanan tersebut, termasuk istrinya, saudara laki-lakinya, dan pengacara pribadinya.

Juru bicara Pentagon menolak untuk mengkonfirmasi apakah Rauchet memiliki izin keamanan. Sekretaris pers Pentagon Kingsley Wilson mengatakan kepada wartawan bahwa ia 'tidak pernah menghadiri pertemuan di mana informasi sensitif atau informasi rahasia dibahas.'

Klaim itu tidak banyak meredakan kekhawatiran. Senator Chris Coons mengatakan kepada wartawan bahwa 'sama sekali tidak normal' bagi pasangan untuk ikut serta dalam pertemuan tingkat tinggi Pentagon.

Saudara Phil dan Lingkaran Dalam Keluarga

Rauchet bukanlah satu-satunya anggota keluarga yang mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh para pejabat yang dipecat. Adik laki-laki Hegseth, Phil, diangkat sebagai penasihat senior untuk sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri dan petugas penghubung untuk Departemen Pertahanan pada Maret 2025, menurut laporan Associated Press.

Phil, yang memiliki gelar di bidang jurnalisme dan komunikasi, sebelumnya bekerja di lembaga think tank konservatif, termasuk Hudson Institute.

Pola ini menunjukkan bahwa Menteri Pertahanan sedang membangun lingkaran keluarga yang erat untuk menggantikan kepemimpinan institusional yang telah ia singkirkan secara sistematis.

24 Jenderal Dipecat, Tanpa Alasan yang Diberikan

Sejak Donald Trump kembali menjabat pada Januari 2025, Hegseth telah memecat atau mempensiunkan secara paksa 24 jenderal dan komandan senior, tanpa alasan terkait kinerja yang ditawarkan untuk pemecatan apa pun, menurut laporan The Guardian. Sekitar 60% dari mereka yang dipaksa keluar adalah orang kulit hitam atau perempuan.

Yang terbaru adalah Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George, yang dilaporkan dipecat setelah menolak instruksi Hegseth untuk mencoret empat perwira dari daftar promosi. Sekretaris Angkatan Laut John Phelan juga dipecat bulan lalu. Lima mantan sekretaris pertahanan, termasuk Jenderal purnawirawan Jim Mattis, menyebut pemecatan itu 'ceroboh' dalam surat bersama kepada Kongres.

Pengelolaan sehari-hari departemen dilaporkan telah jatuh ke tangan Wakil Sekretaris Pertahanan Steve Feinberg, seorang miliarder pemilik perusahaan investasi swasta yang kini mengawasi sekitar tiga juta karyawan militer dan sipil.

Kantor Paling Kesepian di Gedung Itu

Orang dalam Pentagon mengatakan kepada The Guardian bahwa Hegseth semakin terisolasi di dalam birokrasi departemen yang luas.

Beberapa orang mengklaim dia menunjukkan rasa takut dan paranoia tentang Trump yang akan memecatnya dari posisi yang menurut para kritikus, latar belakangnya sebagai mantan mayor infanteri Garda Nasional tidak mempersiapkannya dengan baik.

Seiring dengan disingkirkannya para komandan berpengalaman dan diberhentikannya staf institusional, kehadiran Rauchet dalam rapat justru meningkat.

Bagi departemen yang mengendalikan anggaran militer terbesar di dunia, yang saat ini diperkirakan mencapai $1,5 triliun (£1,1 triliun) untuk tahun 2027, dan mengelola perang di Iran, pertanyaan tentang siapa yang memberi nasihat kepada Menteri Pertahanan bukanlah masalah pribadi. Ini adalah pertanyaan tata kelola yang belum dijawab oleh Kongres maupun Gedung Putih.

Tekanan dari kedua pihak akhirnya memaksa Hegseth untuk bersaksi minggu lalu, tetapi pertanyaan tersebut hanya memberikan sedikit jawaban konkret. Meskipun Menteri membela pemecatan massal tersebut sebagai hal yang perlu, para pemimpin Senat belum menjadwalkan sidang lanjutan khusus untuk menyelidiki legalitas pembersihan atau pengaruh tak terkendali dari lingkaran dalamnya.

Untuk saat ini, pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya memberi nasihat kepada orang yang memimpin perang tetap menjadi krisis tata kelola tanpa solusi yang jelas.

(Sumber: www.ibtimes.co.uk) ***