Demonstrasi di Washington: Kecam Penindasan Umat Kristen oleh Zionis Israel di Tepi Barat dan Gaza

ORBITINDONESIA.COM – Sekelompok pengunjuk rasa menggelar aksi damai di depan gedung-gedung pemerintahan di Washington D.C., Amerika Serikat, untuk mengecam tindakan Zionis Israel yang mereka sebut sebagai pelecehan, penganiayaan, dan penindasan terhadap umat Kristen yang tinggal di wilayah Tepi Barat dan Gaza.

Salah satu penggiat masyarakat Palestina-Amerika, Khader El-Yateem, yang hadir dan memberikan pernyataan kepada media, menegaskan: "Umat Kristen sedang mengalami penganiayaan, kebebasan beribadah mereka dibatasi, dan hak-hak mereka dilanggar secara sistematis di wilayah tersebut."

Ia menambahkan bahwa komunitas internasional tidak boleh diam saja melihat penyempitan ruang gerak dan tekanan yang dialami kelompok minoritas ini di tengah konflik yang berkepanjangan.

Al Jazeera melaporkan bahwa aksi ini dihadiri oleh warga Amerika dari berbagai latar belakang agama dan etnis, yang bersatu menuntut perlindungan penuh bagi seluruh warga sipil, tanpa memandang agama.

Mereka juga meminta pemerintah AS dan lembaga internasional menekan pihak berwenang Israel agar menjamin kebebasan beribadah dan keamanan jamaah di tempat-tempat suci.

Sementara itu, Middle East Eye mengutip laporan organisasi hak asasi manusia yang mencatat penurunan jumlah penduduk Kristen di wilayah Palestina dalam beberapa dekade terakhir, akibat tekanan ekonomi, pembatasan pergerakan, dan ketidakpastian keamanan.

Di sisi lain, pihak berwenang Israel membantah tuduhan diskriminasi, menyatakan bahwa mereka menjamin kebebasan beragama bagi semua kelompok, dan setiap masalah keamanan ditangkap secara setara tanpa membedakan latar belakang.

Aksi ini menjadi sorotan baru dalam konflik Timur Tengah, menyoroti nasib kelompok minoritas yang sering kali menjadi pihak paling rentan di tengah pertikaian politik dan militer.
 
(Sumber: Press TV, Al Jazeera, Middle East Eye) ***