Iran Menyatakan Telah Menanggapi Proposal AS untuk Mengakhiri Perang
ORBITINDONESIA.COM - Iran telah mengirimkan tanggapannya terhadap proposal terbaru AS untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada akhir Februari, menurut media pemerintah.
“Tanggapan Republik Islam Iran terhadap rancangan terbaru AS yang bertujuan untuk mengakhiri perang disampaikan hari ini melalui mediator Pakistan,” lapor kantor berita pemerintah IRNA pada hari Minggu, 10 Mei 2026.
IRNA tidak memberikan rincian tanggapan Iran selain mengatakan bahwa: “menurut kerangka kerja yang diusulkan, negosiasi pada tahap ini akan fokus pada masalah mengakhiri perang di kawasan tersebut.”
Sementara Iran mengatakan telah menanggapi proposal terbaru AS untuk mengakhiri konflik, para pejabat terkemuka telah mengeluarkan pernyataan menantang tentang prospek negosiasi.
“Kami tidak akan pernah menundukkan kepala di hadapan musuh, dan jika pembicaraan tentang dialog atau negosiasi muncul, itu tidak berarti menyerah atau mundur,” kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam sebuah unggahan di X.
“Sebaliknya, tujuannya adalah untuk menegakkan hak-hak bangsa Iran dan untuk membela kepentingan nasional dengan kekuatan yang teguh,” tambahnya.
“Waktu terus berjalan melawan Amerika. Adalah kepentingan mereka untuk tidak bertindak gegabah dan semakin terperosok ke dalam rawa yang telah mereka alami,” tulis seorang anggota komite keamanan parlemen Iran, Ebrahim Rezaie.
“Pilihan terbaik adalah menyerah dan membuat konsesi. Anda harus beradaptasi dengan tatanan regional yang baru,” kata Rezaie.
Wakil ketua parlemen garis keras, Ali Niksad, mengatakan Amerika Serikat telah memilih untuk menguji “keberuntungannya melawan Iran yang hebat dan kuat, dan sekarang Anda harus menerima konsekuensinya.”
Media pemerintah Iran hanya memberikan sedikit detail tentang tanggapan yang dikirim melalui mediator Pakistan, selain mengatakan bahwa “menurut kerangka kerja yang diusulkan, negosiasi pada tahap ini akan fokus pada masalah mengakhiri perang di kawasan tersebut.” ***