Tren Financial Wellness Gen Z 2025: Sehat Mental, Stabil Finansial

Intuit

Intuit

Wellness

ORBITINDONESIA.COM – Financial wellness Gen Z dan Millennials menjadi kata kunci baru di 2025, saat ketenangan pikiran menggeser obsesi gaji besar. Survei Intuit menunjukkan 58% usia 18-35 tahun memasukkan pengelolaan uang ke rutinitas wellness, dan 44% mengaku kualitas hidupnya membaik. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Di balik narasi “hidup seimbang”, ada fakta keras yang menekan generasi muda. Sebanyak 61% responden 18-35 tahun mengaku cemas soal uang, dipicu biaya hidup yang melonjak dan masa depan yang terasa rapuh. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Biaya hidup disebut sebagai pemicu utama stres finansial (76%), disusul ketidakstabilan kerja (48%) dan ongkos perumahan (46%). Perempuan serta komunitas Black dan Latino disebut lebih terdampak, menandakan stres uang tidak merata secara sosial. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Di titik ini, “kaya” tidak lagi terdengar seperti jawaban, melainkan pertanyaan baru: kaya untuk apa jika hidup penuh kecemasan. Pergeseran ini memindahkan pusat diskusi dari akumulasi aset ke rasa kontrol, aman, dan mampu mengambil keputusan. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Intuit mencatat 32% responden tidak punya strategi jelas menghadapi setback keuangan. Hambatan terbesar adalah hidup dari gaji ke gaji (49%), biaya tak terduga (45%), dan sulit menabung (29%). (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Kesenjangan juga tampak pada dana darurat, karena 38% perempuan melaporkan tabungan darurat tidak memadai, dibanding 25% laki-laki. Angka ini memberi sinyal bahwa financial wellness bukan sekadar disiplin personal, tetapi juga terkait struktur pendapatan dan beban hidup. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Di tengah tekanan, side hustle muncul sebagai “katup pengaman” generasi muda. Data Intuit menyebut 41% Gen Z dan Millennials merasa penghasilan tambahan meningkatkan financial wellness, dan 31% menjadikannya target finansial nomor satu untuk 2025. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Survei lain Intuit, “The Side Hustle Generation”, menyatakan hampir dua pertiga responden sudah memulai atau berencana memulai side hustle. Sebanyak 65% bahkan berniat melanjutkannya pada 2025, sehingga tren ini lebih mirip pergeseran model kerja ketimbang strategi sementara. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Namun financial wellness tidak hanya soal menambah pemasukan, melainkan membangun kebiasaan. Sebanyak 58% responden menjadikan money management bagian dari self-care, dan 36% mengaku kecemasan finansial menurun setelah memiliki rutinitas. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Ketika rutinitas dibangun, budget menjadi alat paling berpengaruh menurut 41% responden. Di saat yang sama, 28% belum punya rutinitas financial wellness, menunjukkan literasi dan akses alat bantu masih menjadi pekerjaan rumah. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Tabu bicara uang juga mulai retak, karena 65% orang ingin lebih terbuka membahas finansial. Sebanyak 55% percaya kesehatan fisik dan mental terkait langsung dengan kesehatan finansial, sehingga uang diperlakukan seperti isu kesehatan publik yang selama ini dipendam. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Tren financial wellness Gen Z terdengar seperti kabar baik, tetapi ia juga bisa menjadi cara halus memindahkan beban sistemik ke individu. Saat biaya hidup naik dan perumahan makin jauh, “rutin budgeting” berisiko dijual sebagai solusi tunggal, padahal akar masalahnya lebih besar dari spreadsheet. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Side hustle pun punya dua wajah: peluang dan jebakan. Ia memberi ruang kreatif dan tambahan kas, tetapi juga bisa menormalisasi kerja tanpa henti, terutama bagi mereka yang sudah hidup paycheck to paycheck. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Meski begitu, pergeseran dari “kaya” ke “sejahtera finansial” tetap penting secara budaya. Ketika 44% responden merasa belanja yang selaras nilai pribadi memberi ketenangan, itu menandakan generasi muda mulai memutus siklus konsumsi status dan memilih kontrol. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Yang menarik, 33% responden menyebut strategi financial wellness membuat mereka lebih mampu mengadvokasi diri di tempat kerja. Ini memberi petunjuk bahwa ketenangan finansial bukan hanya urusan dompet, tetapi juga keberanian menegosiasikan upah, batas kerja, dan martabat. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Financial wellness Gen Z dan Millennials di 2025 adalah kisah tentang generasi yang lelah cemas, lalu mencari kendali lewat rutinitas, keterbukaan, dan sumber pendapatan baru. Survei Intuit pada 2.000 responden AS usia 18-35 tahun (Desember 2024) menunjukkan perubahan ini nyata, sekaligus menyisakan pertanyaan tentang siapa yang paling sulit mengejarnya. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)

Pada akhirnya, uang memang bukan segalanya, tetapi cara kita mengelolanya bisa menentukan kualitas hidup sehari-hari. Jika financial wellness adalah jalan baru, maka refleksinya sederhana: apakah kita sedang membangun hidup yang lebih tenang, atau hanya belajar bertahan di sistem yang makin mahal. (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2026)