Pemukim Yahudi Israel Menyerang Pekerja Palestina dan Menghancurkan Ladang di Tepi Barat yang Diduduki

Pasukan keamanan Israel mengambil tindakan di sepanjang jalan saat pemukim Yahudi Israel, yang dilindungi pasukan Israel, memblokir jalan menuju lahan pertanian Palestina di kota Izna, dekat Hebron di Tepi Barat.

Pasukan keamanan Israel mengambil tindakan di sepanjang jalan saat pemukim Yahudi Israel, yang dilindungi pasukan Israel, memblokir jalan menuju lahan pertanian Palestina di kota Izna, dekat Hebron di Tepi Barat.

Internasional

ORBITINDONESIA.COM - Pemukim Zionis Yahudi Israel pada hari Sabtu, 11 Juli 2026, menyerang pekerja kota di selatan Nablus di Tepi Barat yang diduduki dan menghancurkan sebuah ladang di barat laut kota dalam serangan terbaru di seluruh wilayah Palestina yang diduduki, lapor Anadolu.

Para pemukim Zionis Yahudi menyerang pekerja kota dari Qabalan saat mereka memasang saluran listrik di daerah Ain al-Qasab, memaksa mereka untuk menghentikan pekerjaan, lapor kantor berita resmi Palestina Wafa, mengutip sumber lokal.

Dalam insiden terpisah di barat laut Nablus, para pendudukan menyerang sebuah ladang di daerah al-Masoudieh, di lahan milik kota Burqa, menghancurkan isinya, termasuk sebuah bangunan pertanian, menurut Diab Haji, kepala Komite Pertahanan Tanah al-Masoudieh.

Di provinsi Jenin, Tepi Barat bagian utara, sumber-sumber lokal mengatakan kepada Wafa bahwa pasukan pendudukan menyerang Khirbet Masoud dekat kota Ya’bad pada Sabtu pagi dan melepaskan ternak mereka ke lahan pertanian, merusak tanaman dan pepohonan.

Khirbet Masoud dan daerah sekitarnya telah berulang kali menjadi sasaran serangan oleh pasukan pendudukan dan tentara Israel, termasuk penggerebekan rumah dan area penggembalaan, serta penyerangan terhadap penduduk dan harta benda mereka, tambah kantor berita tersebut.

Di provinsi Ramallah dan Al-Bireh, Tepi Barat bagian tengah, pasukan pendudukan juga merusak tanaman di daerah Al-Khalayel di desa Al-Mughayyir, sebelah timur Ramallah, setelah menggembalakan ternak mereka di lahan pertanian milik Palestina.

Sejak Oktober 2023, Tepi Barat yang diduduki telah menyaksikan peningkatan serangan militer Israel dan serangan pendudukan yang telah menewaskan sedikitnya 1.175 warga Palestina, melukai 12.919 lainnya, dan menyebabkan penangkapan sekitar 24.000 orang, menurut angka resmi Palestina. ***