Kapal Perang Rusia Beri Tembakan Peringatan ke Arah Kapal Pesiar Berbendera Inggris yang di 'Jalur Berbahaya' di Selat Inggris

Kapal perang Rusia.

Kapal perang Rusia.

Internasional

ORBITINDONESIA.COM - Sebuah kapal perang Rusia di Selat Inggris menembakkan tembakan peringatan beberapa ratus meter di depan kapal pesiar berbendera Inggris yang tampaknya berlayar menuju jalur tabrakan dengannya pada hari Selasa, menurut kementerian pertahanan Rusia.

Kapal pesiar tersebut tidak melaporkan adanya korban luka atau kerusakan dan melanjutkan perjalanannya.

Pernyataan kementerian tersebut mengatakan bahwa awak kapal fregat Rusia melihat kapal pesiar sipil, Bright Future, dan mengatakan bahwa kapal tersebut "berada di jalur berbahaya" yang akan membawanya ke "jarak yang sangat dekat" dengan kapal perang.

Setelah beberapa upaya yang tidak berhasil untuk menghubungi awak kapal pesiar melalui radio, kapal tersebut tetap pada jalurnya dan awak kapal Rusia meluncurkan suar sinyal untuk menarik perhatian kapal tersebut, menurut kementerian pertahanan.

Kementerian Rusia mengatakan bahwa kapal layar tersebut melanjutkan "pendekatan berbahaya" dan setelah berada sekitar 150 meter jauhnya, komandan fregat Rusia "memutuskan untuk melepaskan tembakan peringatan di sepanjang jalur kapal menggunakan senjata ringan kapal." Kemudian, kapal pesiar itu mengubah haluan menjauhi kapal Rusia, kata kementerian tersebut.

“Awak kapal fregat ‘Admiral Grigorovich’ bertindak sesuai dengan peraturan maritim internasional dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mencegah insiden,” kata kementerian pertahanan Rusia.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada hari Selasa, 16 Juni 2026, bahwa tembakan peringatan itu tidak ditujukan ke kapal Inggris tetapi merupakan “upaya untuk mencegah kemungkinan tabrakan.” Insiden itu terjadi 32 kilometer di selatan Pulau Wight, di luar perairan teritorial Inggris.

Pergerakan kapal perang Rusia saat melewati Selat Inggris, area pelayaran tersibuk di dunia, secara rutin dilacak dan dipantau oleh otoritas Inggris. Pada hari Selasa, Grigorovich sedang dibayangi oleh HMS Mersey, kapal patroli lepas pantai Angkatan Laut Kerajaan yang beroperasi di daerah tersebut pada saat kejadian, kata juru bicara tersebut.

Menurut sumber pertahanan Inggris, kapal Rusia tersebut memberi sinyal kepada kapal lain bahwa kapal itu hanyut dan bukan bermanuver dengan tenaga mesin, yang menurut sumber tersebut mungkin membuat kapal Rusia merasa lebih rentan, sehingga memicu tembakan peringatan. Tembakan yang dilepaskan diyakini sebagai tembakan tunggal dan bukan tembakan otomatis, tambah sumber tersebut.

Insiden ini terjadi dua hari setelah militer Inggris, untuk pertama kalinya, mencegat sebuah kapal tanker minyak yang terkait dengan armada bayangan Rusia di Selat Inggris, menurut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Para pejabat tidak menghubungkan kedua peristiwa tersebut. ***