Pemerintah Israel Mendanai Rencana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Menjadi Fasilitas Pemukim Yahudi

Pemukim Zionis Yahudi yang ilegal di Tepi Barat.

Pemukim Zionis Yahudi yang ilegal di Tepi Barat.

Internasional

ORBITINDONESIA.COM - Anggota Knesset Israel sayap kanan, Zvi Sukkot, telah mengumumkan proyek pemukiman baru yang menargetkan situs arkeologi Kolam Fasayel di Lembah Yordania yang diduduki, melalui rencana untuk memulihkan situs tersebut dan mengubahnya menjadi resor wisata dan area berenang terorganisir untuk para pemukim dalam beberapa bulan mendatang.

Proyek ini akan menerima pendanaan langsung dari pemerintah sebesar 3 juta shekel yang dialokasikan oleh Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di akun media sosialnya dan oleh media Israel, Sukkot mengatakan proyek tersebut bertujuan untuk merehabilitasi situs yang dikenal di Israel sebagai Kolam Herodes.

Ia mengklaim daerah tersebut telah mengalami pengabaian dan vandalisme, menuduh warga Palestina di wilayah tersebut "mencuri air" dan menyebabkan kolam kuno tersebut mengering.

Sukkot juga mempublikasikan foto-foto kunjungannya ke situs tersebut bersama Menteri Warisan Budaya Israel sayap kanan, Amichai Eliyahu, mengumumkan dimulainya langkah-langkah praktis untuk mengimplementasikan proyek tersebut.

Para pengamat mengatakan langkah ini merupakan bagian dari kebijakan Israel yang berkelanjutan yang bertujuan untuk mengambil alih situs arkeologi Palestina dan mengubah citranya sebagai lokasi yang memiliki signifikansi Yahudi atau alkitabiah.

Proyek ini muncul di tengah serangkaian langkah yang diambil oleh pemerintah Israel saat ini untuk memperkuat kendalinya atas Lembah Yordania, menggunakan arkeologi dan pariwisata sebagai alat untuk memperluas kehadiran pemukiman dan memaksakan realitas baru di lapangan. ***