Spielberg dan "Rekaman UFO Asli": Fakta di Balik Klaim yang Viral

Steven Spielberg.

Steven Spielberg.

Review Film

ORBITINDONESIA.COM - Sebuah unggahan yang beredar menyebut Steven Spielberg "membocorkan rekaman UFO mengejutkan" dari film Disclosure Day. Rekaman itu disebut bukan efek khusus, melainkan seperti hasil kamera militer, dan film tersebut katanya hanyalah "alat pengantar" bagi peringatan nyata bahwa alien memang ada.

Narasinya dramatis, tetapi bila dicek ke liputan media arus utama dan sumber film, hampir seluruh klaim intinya tidak terbukti.

Spielberg memang pernah bicara soal keyakinannya. Di SXSW pada 13 Maret 2026, ia mengaku punya "strong suspicion" bahwa alien itu ada, meski belum pernah mengalami sendiri. Saat mempromosikan film, ia juga mengatakan bahwa kesaksian tokoh militer dan pemerintah membuat topik UFO bergeser dari wilayah tabloid ke arus utama, dan bahwa ia kini lebih serius menanggapi para saksi.

Namun pada saat yang sama, ia menyebut dirinya menulis cerita berbasis fiksi ilmiah.

Inilah celah antara pernyataan dan klaim viral. Percaya pada kemungkinan kehidupan di luar Bumi berbeda dengan menyatakan bahwa rekaman di filmnya adalah rekaman militer asli.

Rekaman di dalam film itu apa?

Alur film mengikuti seorang pelapor dan seorang pembawa cuaca TV yang terseret upaya membongkar penyembunyian besar-besaran oleh pemerintah. Rekaman yang dipertaruhkan di dalam cerita adalah rekaman fiksi, disembunyikan oleh korporasi fiktif bernama Wardex, bukan arsip nyata.

Ada elemen yang memang terinspirasi kasus nyata. Menurut NewsNation, arsip yang diputar di akhir film berisi rujukan ke kasus jatuhnya benda di Kecksburg, Pennsylvania, dan desain makhluk dalam film mengacu pada kesaksian orang yang mengaku mengalami kontak.

Spielberg sendiri berkata ia harus mendasarkan alien-nya pada laporan orang yang mengaku mengalami close encounter. Tetapi merujuk pada kisah nyata bukan berarti memakai rekaman nyata. Ulasan The Tab menegaskan bahwa meski desas-desus tentang "rekaman asli" ramai di media sosial, tidak ada bukti film ini memakai rekaman alien atau UAP otentik.

Mengapa klaim ini terasa meyakinkan

Ada beberapa sebab. Pertama, momentumnya pas. Pemerintahan Trump merilis tumpukan berkas UFO (kini disebut UAP) sebulan sebelum film tayang, dan Variety mencatat bahwa isinya kebanyakan barang lama, yaitu video pengawasan militer bergrain yang sudah dirilis resmi sejak 2020.

Kedua, kesaksian pelapor seperti David Grusch di Kongres membuat publik lebih terbuka pada gagasan penyembunyian; menurut NBC, pernyataan Grusch mendorong Spielberg dan penulis David Koepp melanjutkan ide lama mereka.

Ketiga, di media sosial beredar banyak video "alien" yang menurut kritikus Variety jelas bukan asli, namun sudah jadi bagian dari mitologi.

Dalam suasana seperti ini, pemasaran film yang sengaja bermain di batas fiksi dan fakta mudah dibaca sebagai pengakuan. Ulasan Variety bahkan menyebut filmnya mirip Alien Autopsy dengan pencahayaan lebih baik, yaitu cerita yang bermain dengan teori konspirasi, bukan bukti.

Yang bisa dipastikan: Spielberg membuat film fiksi tentang pengungkapan alien, mengaku curiga bahwa alien ada, dan mengambil inspirasi dari kasus serta kesaksian yang nyata.

Yang tidak bisa dipastikan: bahwa rekaman dalam film itu otentik, berasal dari kamera militer, atau bahwa Spielberg sedang "memperingatkan" publik.

Jika yang menarik bagi Anda adalah pertanyaan besarnya, yaitu apakah ada bukti kuat kehidupan di luar Bumi, jawaban jujurnya masih terbuka. Itu pertanyaan sains dan transparansi pemerintah yang layak dikejar, tetapi tidak perlu ditempelkan pada sebuah film hanya karena sutradaranya terkenal. ***