Wabah Screwworm Texas dan Kursi Kongres Kosong: Risiko Cattle
ORBITINDONESIA.COM – Wabah screwworm New World di Texas barat daya memicu status darurat bagi peternak, tetapi Distrik Kongres ke-23 justru tanpa wakil. Tiga kasus screwworm dilaporkan sejak Rabu, sementara komunikasi dengan pemerintah federal menjadi penentu cepat-lambatnya pengendalian.
USDA mengumumkan pekan lalu bahwa kasus pertama screwworm New World terdeteksi di Zavala County, tepatnya di sekitar La Pryor. Bagi ribuan rancher di zona karantina, kabar itu setara “kode merah” karena larva lalat ini memakan jaringan hidup.
Dalam beberapa hari, tiga kasus tercatat di Distrik Kongres ke-23, yakni dua anak sapi di Zavala County dan satu anak sapi di La Salle County. Respons federal dan negara bagian digerakkan untuk menahan dan memusnahkan lalat, sehingga arus informasi dari lapangan menjadi krusial.
Masalahnya, Distrik ke-23 sedang kosong setelah Rep. Tony Gonzales (R-San Antonio) mengundurkan diri pada April di tengah penyelidikan etik terkait hubungan seksual dengan staf yang kemudian meninggal bunuh diri. Gubernur Greg Abbott memegang kewenangan tunggal menjadwalkan pemilu khusus, tetapi belum menetapkan tanggal.
Distrik ini membentang dari El Paso County hingga San Antonio dan mencakup lebih dari dua lusin county pedesaan di West dan South Texas. Menurut data USDA 2022, distrik ini mencatat hampir 450 juta dolar AS penjualan sapi dan pedet, peringkat keempat di Texas dan ke-35 nasional, dengan lebih dari 515.000 ekor.
Terjemahan ringkas isi laporan sumber: USDA menemukan kasus screwworm New World di Zavala County dan menetapkan karantina. Tiga kasus muncul di Distrik ke-23 yang sedang tanpa anggota Kongres, sementara Abbott belum menjadwalkan pemilu khusus.
Terjemahan ringkas lanjutan: Dua kandidat pengganti, Brandon Herrera (Republik) dan Katy Padilla Stout (Demokrat), mencoba menjembatani komunikasi dengan federal tanpa otoritas formal. Mereka menyoroti kebutuhan fasilitas lalat steril, percepatan program serangga steril, dan urgensi wakil resmi agar suara peternak lebih terdengar.
Wabah screwworm bukan sekadar isu veteriner, melainkan ancaman rantai pasok daging dan ekonomi pedesaan. Ketika parasit menyerang ternak, biaya perawatan naik, pergerakan hewan dibatasi, dan kepercayaan pasar bisa terguncang.
Di level kebijakan, program “sterile insect technique” menjadi tulang punggung eradikasi, yakni membiakkan lalat jantan steril lalu melepasnya untuk memutus reproduksi. Gonzales sebelumnya ikut mendorong RUU fasilitas pembiakan lalat steril di wilayah berisiko, tetapi RUU itu tidak pernah sampai pemungutan suara.
USDA memang sudah memulai pembangunan fasilitas lalat steril di Edinburg pada April, didampingi Sen. John Cornyn dan Rep. Monica De La Cruz. Namun fasilitas itu belum beroperasi, meski Menteri Pertanian Brooke Rollins berjanji mempercepat pembukaannya.
Di sinilah kekosongan kursi menjadi faktor non-teknis yang berdampak nyata, karena peternak membutuhkan akses cepat ke data lokal, panduan, dan jalur eskalasi. Seorang anggota Kongres tidak bisa sendirian menghentikan wabah, tetapi ia bisa memaksa ritme birokrasi bergerak lebih cepat melalui dengar pendapat, surat resmi, dan tekanan anggaran.
Brandon Herrera, pemenang primer Republik dan kini kandidat nominasi setelah Gonzales mundur, mengatakan peternak sudah “berteriak dari atap” sejak tahun lalu. Ia menilai banyak pihak di luar industri tidak cukup serius, sehingga respons terasa terlambat.
Herrera mengaku menyiapkan pertemuan dengan pejabat federal untuk menyampaikan usulan petani dan peternak, termasuk percepatan pengujian pestisida yang dapat dipakai. Ia juga mendorong percepatan operasional fasilitas lalat steril, prioritas penyebaran lalat steril, dan percepatan persetujuan EPA untuk pestisida tertentu.
Di kubu Demokrat, Katy Padilla Stout menilai wabah ini justru membuktikan alasan pemilu khusus harus segera dipanggil. Ia mengingatkan hukum Texas memberi ruang bagi gubernur untuk menjadwalkan pemilu khusus darurat, sebagaimana Abbott pernah lakukan pada 2018 dengan alasan pemulihan pasca Badai Harvey.
Kantor gubernur tidak merespons pertanyaan apakah wabah screwworm akan memengaruhi jadwal pemilu khusus. Kekosongan ini membuat warga bergantung pada jejaring informal, sementara standar kesopanan kongresional kadang membatasi wakil dari distrik tetangga untuk mengakses data yang sangat lokal.
Rep. Henry Cuellar (D-Laredo) menyatakan ia menerima pembaruan harian dan tidak kesulitan memperoleh informasi, apalagi ia senior di Komite Appropriations. Tetapi akses Cuellar tidak otomatis menjawab kebutuhan warga Distrik ke-23 yang memerlukan advokasi spesifik dan berkelanjutan.
Di Texas, wabah screwworm memperlihatkan paradoks tata kelola, yakni negara bagian menuntut ketahanan biosekuriti, tetapi membiarkan ruang representasi publik kosong. Ketika krisis terjadi di wilayah pedesaan, ketiadaan wakil rakyat memperlebar jarak antara kebijakan pusat dan realitas kandang.
Masalah utama bukan sekadar “siapa menang” dalam pemilu, melainkan “siapa yang hadir” saat keputusan harus dibuat cepat. Kandidat bisa bertemu pejabat, tetapi tanpa mandat resmi, daya paksa politiknya terbatas dan akses informasinya tidak selalu setara.
Penundaan pemilu khusus juga mengubah krisis kesehatan hewan menjadi krisis kepercayaan, karena warga melihat respons negara bagian tidak sebanding dengan urgensi lapangan. Jika gubernur bisa memanggil pemilu darurat untuk bencana alam, maka wabah yang mengancam ekonomi ratusan juta dolar juga layak diperlakukan sebagai keadaan genting.
Di sisi lain, wabah ini menguji kesiapan infrastruktur federal, termasuk fasilitas lalat steril yang belum operasional ketika kasus sudah muncul. Ketika alat utama eradikasi masih “dalam pembangunan”, beban pencegahan bergeser ke peternak melalui karantina, perawatan, dan biaya tambahan.
Yang paling rentan adalah peternak kecil dan wilayah terpencil yang akses informasinya bergantung pada jaringan lokal. Tanpa satu suara resmi di Kongres, pesan pencegahan untuk ternak dan hewan peliharaan bisa terlambat, padahal waktu adalah variabel paling mahal dalam wabah.
Wabah screwworm New World di Distrik Kongres ke-23 Texas bukan hanya tentang lalat parasit, tetapi tentang bagaimana negara merespons ketika ekonomi pedesaan terancam. Data USDA 2022 menunjukkan distrik ini bernilai hampir 450 juta dolar AS dalam penjualan sapi dan pedet, sehingga setiap hari keterlambatan berarti risiko berlipat.
Pertanyaannya kini sederhana tetapi menentukan, apakah Texas akan memperlakukan kekosongan representasi sebagai “normal”, atau sebagai celah yang membahayakan penanganan darurat. Di tengah karantina dan kecemasan peternak, sebuah kursi kosong bisa menjadi masalah kebijakan yang paling mahal. (Orbit dari berbagai sumber, 12 Juni 2026)