Penjualan Rumah Bekas Naik, Persediaan Meningkat, Harga Stabil

ORBITINDONESIA.COM – Penjualan rumah bekas di AS meningkat 2% pada bulan Juli, menandakan perubahan signifikan dalam pasar properti yang tengah bergejolak.

Pasar perumahan AS telah mengalami tekanan akibat suku bunga hipotek yang fluktuatif dan kekurangan persediaan selama beberapa tahun terakhir. Namun, data terbaru menunjukkan adanya peningkatan persediaan dan stabilisasi harga.

Menurut National Association of Realtors, penjualan rumah bekas mencapai 4,01 juta unit pada bulan Juli, meningkat secara tahunan sebesar 0,8%. Persediaan rumah mencapai 1,55 juta unit, naik 15,7% dari tahun sebelumnya, dan merupakan level tertinggi sejak Mei 2020. Ini memberikan sedikit ruang bernapas bagi harga yang sebelumnya terus meningkat selama 25 bulan berturut-turut.

Lawrence Yun, kepala ekonom NAR, menyampaikan bahwa peningkatan keterjangkauan perumahan dan pertumbuhan upah yang melebihi kenaikan harga rumah telah memberikan pembeli lebih banyak pilihan. Sementara itu, penjualan rumah mewah melonjak, dan penjualan rumah murah menurun, mencerminkan dinamika pasar yang kompleks.

Pertumbuhan persediaan dan stabilisasi harga rumah memberikan tanda positif bagi pasar perumahan AS. Namun, tantangan berupa suku bunga hipotek tinggi masih membayangi. Akankah tren ini berlanjut dan bagaimana dampaknya bagi pembeli pertama kali? (Orbit dari berbagai sumber, 22 Agustus 2025)