Menguak Rahasia Inti Radioaktif Ceres dan Jejak Kehidupan Purba
ORBITINDONESIA.COM – NASA mengungkap bahwa planet katai Ceres, objek terbesar di sabuk asteroid, pernah memiliki inti radioaktif yang dapat mendukung kehidupan di samudra bawah tanahnya miliaran tahun lalu.
Ceres, planet katai terdekat dengan Bumi, sejak lama dianggap tidak bisa menopang kehidupan karena kurangnya sumber energi. Namun, misi Dawn dan penelitian terbaru mengubah pandangan ini dengan mengungkap jejak air dan mineral berharga di bawah permukaannya.
Penelitian yang dipublikasikan di Science Advances menunjukkan inti berbatu Ceres memancarkan panas dari peluruhan isotop radioaktif hingga 2 miliar tahun setelah terbentuk. Suhu inti diperkirakan mencapai 280 derajat Celsius, cukup untuk mempertahankan samudra bawah tanah yang dapat mendukung kehidupan mikroba.
Temuan ini menantang asumsi ilmiah lama tentang keterbatasan kehidupan di luar Bumi. Jika Ceres pernah mendukung mikroba, potensi keberadaan kehidupan di tempat lain dalam tata surya kita menjadi lebih mungkin, memicu perdebatan baru dalam komunitas ilmiah.
Meski inti radioaktif Ceres telah mati 2,5 miliar tahun lalu, meninggalkan permukaan dingin yang tak bersahabat, penemuan ini mengingatkan kita tentang keluwesan kehidupan. Apakah ada planet lain dengan kisah serupa yang menunggu untuk ditemukan? Penelitian lebih lanjut mungkin akan memberikan jawabannya.
(Orbit dari berbagai sumber, 2 September 2025)