Penemuan Gas Metana di Makemake: Aktivitas Dinamis di Tepi Tata Surya
ORBITINDONESIA.COM – Penemuan gas metana di Makemake mengungkapkan aktivitas dinamis di planet kerdil ini, menantang asumsi lama tentang keheningan objek trans-Neptunus.
Makemake, planet kerdil di Sabuk Kuiper, kini diakui memiliki aktivitas geologis setelah penemuan gas metana oleh JWST. Temuan ini menempatkannya sebagai objek trans-Neptunus kedua dengan gas aktif, setelah Pluto.
JWST mengungkap keberadaan metana dalam bentuk es dan gas tipis. Anomali dalam penyerapan panas dan pelepasan gas menunjukkan kemungkinan atmosfer tipis atau kriovolkanik aktif. Data inframerah menunjukkan suhu sekitar 40 Kelvin dan tekanan sangat rendah.
Temuan ini menunjukkan bahwa Makemake bukan sekadar peninggalan beku, melainkan memiliki dinamika aktif. Ini memperluas pemahaman tentang interaksi es dan senyawa volatil di wilayah trans-Neptunus, memicu perdebatan tentang aktivitas geologi di objek-objek jauh.
Penemuan gas metana di Makemake menantang pandangan kita tentang objek-objek di tepi Tata Surya. Apakah ada lebih banyak objek dengan sifat serupa yang belum terungkap? Penelitian lebih lanjut akan menguak misteri ini.
(Orbit dari berbagai sumber, 21 September 2025)