Dukungan Luas Deklarasi New York untuk Palestina: Langkah Menuju Perdamaian

Dukungan Luas Deklarasi New York untuk Palestina: Langkah Menuju Perdamaian

Dukungan Luas Deklarasi New York untuk Palestina: Langkah Menuju Perdamaian

Nasional

ORBITINDONESIA.COM – Sebanyak 142 negara mendukung Deklarasi New York yang mendesak pembentukan negara Palestina merdeka, sebuah langkah signifikan di panggung internasional yang memicu harapan baru bagi perdamaian Timur Tengah.

Dukungan kuat dari 142 negara terhadap Deklarasi New York di Majelis Umum PBB mencerminkan keinginan internasional untuk penyelesaian konflik Israel-Palestina. Namun, 10 negara menolak dan 12 abstain, menunjukkan perpecahan yang masih ada dalam komunitas global mengenai solusi dua negara.

Resolusi ini lahir dari konferensi internasional yang digagas Prancis dan Arab Saudi, bertujuan menyusun peta jalan bagi solusi dua negara. Peta jalan mencakup gencatan senjata di Gaza, pembebasan sandera, dan pembentukan negara Palestina berdaulat. Isu pelucutan senjata Hamas dan normalisasi hubungan Israel-Arab menjadi poin penting dalam deklarasi ini.

Berbagai negara, termasuk Jerman, Prancis, dan Indonesia, mendukung resolusi ini sebagai langkah maju untuk perdamaian. Namun, Duta Besar Israel di PBB, Danny Danon, menilai deklarasi ini sebagai isyarat kosong yang tidak membawa perdamaian, mencerminkan ketidakpercayaan Israel terhadap pendekatan ini.

Meski Deklarasi New York mendapatkan dukungan luas, tantangan besar masih menghadang di depan. Solusi dua negara tetap menjadi harapan, namun realisasinya memerlukan komitmen nyata dari semua pihak. Akankah dunia menyaksikan perdamaian abadi di Timur Tengah, atau akankah upaya ini hanyut dalam dinamika politik yang kompleks?

(Orbit dari berbagai sumber, 21 September 2025)