Keracunan Massal di Bandung Barat: Evaluasi Program MBG
ORBITINDONESIA.COM – Lebih dari seribu korban keracunan di Bandung Barat mengguncang kepercayaan publik pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program MBG di Bandung Barat, yang dimulai sejak awal tahun, menghadapi kritik setelah serangkaian insiden keracunan massal. Dari 22 hingga 25 September, total 1.315 orang mengalami gejala keracunan. Kebanyakan korban adalah pelajar SD hingga SMA/SMK di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas.
Selain masalah keracunan, program MBG telah lama menjadi sorotan karena dugaan menu yang tidak bergizi. Temuan bahan makanan busuk atau basi semakin memperburuk citra program ini. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akhirnya menetapkan insiden ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Program MBG seharusnya menjadi solusi bagi masalah gizi di daerah, tetapi justru menimbulkan risiko kesehatan. Keputusan untuk menunggu arahan Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan kerentanan dalam birokrasi. Kejadian ini menuntut evaluasi serius atas kebijakan pangan di tingkat nasional.
Insiden keracunan ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan evaluasi program pemerintah. Menyediakan makanan bergizi seharusnya tidak mengorbankan kesehatan masyarakat. Perlukah kita mempertimbangkan pendekatan baru dalam mengatasi masalah gizi?”