Calpers dan Tantangan Mengelola Dana Pensiun Publik Terbesar di AS
ORBITINDONESIA.COM – Calpers, dana pensiun terbesar di AS, terus mencari strategi investasi ideal di tengah pergantian pemimpin yang cepat.
Calpers, dengan nilai $556 miliar, merupakan tantangan besar dalam pengelolaan dana pensiun di AS. Dewan yang terdiri dari 13 anggota, termasuk tujuh yang ditunjuk pemerintah negara bagian, kerap menunjukkan opini publik yang kuat. Kepemimpinan sering berganti, menandakan betapa rumitnya menjalankan organisasi ini.
Nicole Musicco dipekerjakan pada 2022 untuk mengubah Calpers dengan gaya portofolio Kanada, namun tidak bertahan lama. Pada 2024, Stephen Gilmore diminta untuk mengaplikasikan pendekatan portofolio total. Metode ini telah sukses di dana kekayaan negara seperti Australia, tempat Gilmore sebelumnya berperan sebagai kepala strategi investasi.
Frekuensi pergantian pemimpin di Calpers menunjukkan ketidakstabilan dalam manajemen dana publik. Adopsi strategi total portofolio menunjukkan upaya serius untuk perbaikan, namun keberhasilannya masih harus dibuktikan. Apakah Calpers dapat meniru kesuksesan dana kekayaan negara lainnya?
Keberlanjutan strategi baru ini menjadi pertanyaan besar bagi Calpers dan pemangku kepentingannya. Perubahan yang lebih stabil dan konsisten mungkin menjadi kunci bagi dana pensiun ini. Apakah Gilmore mampu membawa Calpers ke arah yang lebih baik, hanya waktu yang akan menjawabnya.
(Orbit dari berbagai sumber, 1 Oktober 2025)