Krisis Moral Guru: Mengapa Banyak Pendidik Tinggalkan Sekolah?

ORBITINDONESIA.COM – Ketika tahun ajaran baru dimulai, para siswa dikejutkan oleh banyaknya wajah baru di antara staf pengajar. Kenapa begitu banyak pendidik meninggalkan sekolah tahun lalu?

Perubahan mendadak dalam kepemimpinan sekolah telah mengguncang stabilitas. Peralihan dari mantan Kepala Sekolah Douglas Nelson ke Kepala Sekolah sementara Joseph Bostic menciptakan ketidakpastian. Insiden bias dan ketidakpuasan dengan kepemimpinan memperburuk situasi.

Menurut survei Iklim Sekolah MCPS tahun 2024-2025, hanya 39.6% staf merasa didukung oleh kepemimpinan sekolah. Ini jauh lebih rendah dibandingkan sekolah lain. Tingkat kepuasan kerja yang rendah mengungkapkan alasan di balik tingkat turnover yang tinggi.

Krisis ini mencerminkan masalah yang lebih dalam dalam budaya kerja. Staf merasa takut dan tidak didukung, sementara upaya inklusi dianggap sebagai masalah, bukan solusi. Ini menciptakan lingkungan kerja yang menakutkan bagi banyak pendidik.

Meskipun tantangan tetap ada, ada harapan untuk perubahan positif di tahun ajaran mendatang. Dengan kepemimpinan baru yang berusaha membangun kembali kepercayaan dan dukungan, akankah sekolah ini mampu bangkit dan menginspirasi para pendidik untuk bertahan? Kita hanya bisa berharap dan menunggu sembari menyaksikan perkembangannya.

(Orbit dari berbagai sumber, 5 Oktober 2025)