Trump Desak Pemberian Grasi untuk Netanyahu di Knesset
ORBITINDONESIA.COM – Dalam pidatonya di Knesset Senin lalu, Presiden Trump mengejutkan publik dengan mendesak pemberian grasi untuk Netanyahu.
Presiden Trump, dalam pidatonya di parlemen Israel, membuat intervensi mengejutkan dengan meminta Presiden Israel Issac Herzog memberi grasi kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Netanyahu saat ini diadili atas tiga tuduhan korupsi.
Pernyataan Trump ini menambah ketegangan dalam politik domestik dan sistem peradilan Israel. Dia sebelumnya pernah menyatakan dukungan untuk Netanyahu, namun kali ini Trump melangkah lebih jauh dengan pernyataannya. Netanyahu diadili atas tuduhan suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan dalam tiga kasus terpisah. Dia dituduh menerima hadiah lebih dari $200,000 dari pengusaha kaya dan memberikan manfaat regulasi senilai ratusan juta dolar kepada pengusaha telekomunikasi untuk liputan berita yang menguntungkan.
Intervensi Trump mencerminkan dukungannya yang kuat terhadap Netanyahu, meskipun ada skandal hukum yang membayangi. Ini menimbulkan pertanyaan tentang dampak politik dan hukum dari campur tangan internasional dalam masalah domestik suatu negara. Apakah dukungan seperti ini membantu atau justru merusak keadilan?
Pidato Trump di Knesset bisa menjadi sinyal dukungan selama pemilu mendatang. Namun, apakah intervensi ini akan menguntungkan Netanyahu atau malah memperkeruh situasi politik Israel? Hanya waktu yang bisa menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 14 Oktober 2025)