Australia dan AS: Aliansi Strategis Tantang Dominasi Cina dalam Pasokan Rare Earth

ORBITINDONESIA.COM – Dalam langkah strategis untuk menantang dominasi Cina, Australia dan Amerika Serikat bersepakat untuk menggelontorkan miliaran dolar dalam kolaborasi mineral kritis. Ini adalah pergeseran besar dalam dinamika pasar global.

Australia memiliki setidaknya lima persen cadangan rare earth dunia dan menyumbang sekitar 8 persen produksi global. Namun, Cina mendominasi rantai pasokan mineral ini yang krusial untuk energi terbarukan, manufaktur mobil, dan pertahanan.

Pengumuman kesepakatan antara Trump dan Albanese menyoroti upaya untuk mengurangi ketergantungan pada Cina. Dengan investasi besar ini, kedua negara berusaha mendiversifikasi pasokan global dan mengamankan industri strategis mereka dari potensi gangguan.

Langkah ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya kemandirian mineral dalam era geopolitik yang semakin tegang. Australia, dengan cadangan yang signifikan, menjadi sekutu kunci bagi AS dalam melawan monopoli Cina.

Apakah kemitraan ini akan berhasil menggoyahkan dominasi Cina dalam pasokan rare earth? Hanya waktu yang akan menjawab. Namun, kerjasama ini jelas menandai babak baru dalam strategi global mineral kritis.

(Orbit dari berbagai sumber, 22 Oktober 2025)