Misteri Kesadaran: Mimpi di Luar Tidur REM Terungkap
ORBITINDONESIA.COM – Penelitian terbaru mengungkap bahwa bagian otak kita tetap waspada bahkan saat tidur terdalam, mengguncang asumsi lama tentang mimpi hanya terjadi saat tidur REM.
Selama bertahun-tahun, tidur REM dianggap sebagai satu-satunya fase tidur di mana mimpi terjadi. Namun, penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Nature Communications menantang pandangan ini dengan data yang menunjukkan mimpi juga terjadi selama fase NREM.
Proyek DREAM yang dikoordinasi oleh Monash University di Australia menganalisis 2.643 kebangkitan dari 505 relawan, menunjukkan bahwa 40% hingga 60% dari kebangkitan NREM melaporkan pengalaman mimpi. Data ini memanfaatkan teknologi EEG dan MEG untuk menangkap pola aktivitas otak, mengungkap bahwa selama mimpi NREM, otak menunjukkan osilasi lebih cepat yang menyerupai keadaan terjaga.
Temuan ini menantang pandangan konvensional tentang tidur dan kesadaran, menunjukkan bahwa otak tidak sepenuhnya diam selama tidur. Ini mengisyaratkan bahwa kesadaran selama tidur mungkin lebih seperti spektrum daripada sakelar. Potensi penggunaan kecerdasan buatan untuk mendeteksi mimpi juga membuka kemungkinan baru dalam pemantauan gangguan kognitif.
Penelitian ini membuka pintu bagi pemahaman baru tentang kesadaran manusia. Jika mimpi dapat terjadi di luar tidur REM, bagaimana ini mempengaruhi pandangan kita tentang fungsi otak saat tidur? Mungkin kita hanya menggores permukaan dari apa yang sebenarnya terjadi dalam pikiran kita saat kita tertidur lelap.