Penghentian Negosiasi Dagang AS-Kanada Ancam Harga Barang Konsumen

ORBITINDONESIA.COM – Keputusan mendadak Presiden Donald Trump untuk menghentikan negosiasi dagang dengan Kanada bisa memicu lonjakan harga barang seperti alat rumah tangga dan suku cadang mobil, menurut beberapa ahli perdagangan.

Trump mengumumkan penghentian pembicaraan dagang dengan Kanada setelah adanya iklan TV negatif dari provinsi Ontario terkait tarif yang diterapkan awal bulan ini. Iklan tersebut memuat pidato Ronald Reagan tahun 1987 tentang risiko ekonomi jangka panjang dari tarif tinggi dan ancaman perang dagang.

Ahli perdagangan mengatakan bahwa penghentian diskusi dapat mempertahankan tarif tinggi pada produk seperti baja dan aluminium yang sangat penting bagi industri otomotif dan peralatan rumah tangga AS. Dengan Kanada sebagai eksportir utama baja dan aluminium ke AS, tarif ini bisa menyebabkan kenaikan harga bagi konsumen.

Keputusan Trump ini dikritik karena dapat memperburuk hubungan dagang dengan Kanada, salah satu mitra dagang terbesar AS. Selain itu, penghentian ini bisa mempengaruhi tinjauan bersama USMCA tahun depan, yang berpotensi menambah biaya pada produk impor lainnya seperti mobil.

Pertanyaan besar tetap ada: Apakah langkah ini benar-benar melindungi kepentingan nasional AS? Atau justru memulai babak baru ketegangan ekonomi yang merugikan konsumen? Hanya waktu yang akan menjawab.

(Orbit dari berbagai sumber, 26 Oktober 2025)