Obesitas Menurun di AS: Peran Obat Penurun Berat Badan

ORBITINDONESIA.COM – Obesitas di Amerika Serikat menunjukkan penurunan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, sebuah tren yang mencengangkan dan penuh harapan.

Obesitas telah lama menjadi masalah kesehatan utama di Amerika Serikat. Tingginya indeks massa tubuh (BMI) menjadi indikator utama yang dijadikan patokan dalam mengukur tingkat obesitas. Pada tahun 2022, tingkat obesitas mencatat rekor tertinggi yakni 39,9%.

Penurunan tingkat obesitas menjadi 37% pada tahun 2025 didorong oleh meningkatnya penggunaan obat penurun berat badan jenis GLP-1, seperti semaglutides. Data menunjukkan bahwa sejak persetujuan FDA pada 2021, penggunaan obat ini terus meningkat, mencapai 12,4% dari populasi dewasa pada 2025.

Meskipun ada kemajuan, tantangan obesitas di Amerika Serikat belum sepenuhnya teratasi. Tingkat diabetes tipe 2 tetap tinggi, menunjukkan bahwa masalah kesehatan terkait berat badan masih perlu perhatian serius. Penurunan obesitas ini, meski menjanjikan, bukanlah akhir dari perjuangan.

Dengan akses lebih luas terhadap pengobatan penurun berat badan, ada harapan bahwa penurunan obesitas ini akan menjadi tren yang bertahan lama. Namun, masih banyak yang harus dilakukan untuk mencapai kesehatan optimal di kalangan masyarakat. Pertanyaan yang muncul adalah: Apakah penurunan ini dapat dipertahankan dalam jangka panjang?

(Orbit dari berbagai sumber, 30 Oktober 2025)