Boeing Menghadapi Tantangan Baru Seiring Pemulihan Produksi
ORBITINDONESIA.COM – Boeing kembali mencatatkan peningkatan pendapatan meski menghadapi tantangan besar pada produksi pesawat 777X dan mogok kerja yang melanda pabriknya.
Boeing selama beberapa tahun terakhir menghadapi krisis berkepanjangan mulai dari kecelakaan pesawat yang mematikan hingga pandemi Covid-19 yang memukul rantai pasokannya. Kini, di bawah kepemimpinan CEO Kelly Ortberg, Boeing berupaya memperbaiki kualitas dan keandalan produksi sambil menghadapi tantangan baru termasuk keterlambatan pengiriman 777X.
Boeing telah kembali ke jalur positif dengan mencatat arus kas bebas sebesar $238 juta meski harus menanggung beban biaya $4,9 miliar akibat keterlambatan 777X. Dengan meningkatnya volume pengiriman pesawat, Boeing berharap dapat membalikkan arus kas keluar yang telah mencapai $17 miliar sejak awal 2024.
Keberhasilan Boeing dalam meningkatkan produksi 737 Max menjadi 42 unit per bulan menunjukkan kemajuan, namun tantangan di depan masih banyak. Keterlambatan proyek 777X dan varian Max lainnya memperlihatkan betapa kompleksnya proses produksi dan sertifikasi pesawat komersial di tengah pengawasan ketat dari otoritas penerbangan.
Perjalanan menuju pemulihan total masih panjang bagi Boeing. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, pertanyaan besar tetap ada: apakah Boeing dapat mempertahankan momentum perbaikan ini dan mengatasi hambatan yang ada? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
(Orbit dari berbagai sumber, 30 Oktober 2025)