Harga Cokelat Melonjak, Permen Asam Jadi Pilihan

ORBITINDONESIA.COM – Lonjakan harga cokelat hingga 30% sejak Halloween tahun lalu mengubah tren permen di Amerika, di mana konsumen kini lebih memilih permen asam dan kenyal.

Harga cokelat yang meningkat tajam disebabkan oleh inflasi, tarif, dan kekurangan kakao global. Hal ini memengaruhi kebiasaan belanja konsumen, membuat cokelat semakin sulit dijangkau oleh banyak orang.

Data dari Circana dan Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan kenaikan harga cokelat hampir 78% dalam lima tahun terakhir. Di sisi lain, permen non-cokelat seperti gummies mengalami peningkatan penjualan, seiring perubahan preferensi konsumen terutama generasi Z.

Kondisi ekonomi yang menantang memaksa konsumen untuk membuat pilihan lebih ketat dalam pengeluaran mereka. Namun, meskipun harga melambung, keinginan untuk menikmati cokelat tetap ada, menjadikannya sebagai indulgensi yang tak tergantikan.

Kenaikan harga cokelat memaksa industri untuk berinovasi dengan menawarkan produk baru dan lebih terjangkau. Tantangan ini membuka peluang baru bagi produsen untuk memenuhi selera konsumen yang terus berkembang.

(Orbit dari berbagai sumber, 1 November 2025)