Pengalihan Saham Garuda Indonesia: Dampak Kebijakan Baru

ORBITINDONESIA.COM – Pengalihan 3,74 miliar saham Seri B dari PT Danantara Asset Management ke Badan Pengaturan BUMN mengubah lanskap kepemilikan Garuda Indonesia.

Pengalihan saham ini terjadi sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pengelolaan dan pengawasan BUMN oleh BP BUMN.

Meski pengalihan saham terjadi, Garuda Indonesia menegaskan bahwa operasional dan kondisi keuangan tidak terpengaruh. Negara tetap menjadi pengendali utama, menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.

Langkah ini mencerminkan upaya pemerintah dalam memperkuat kontrol atas BUMN strategis. Namun, penting untuk memantau dampaknya terhadap efisiensi dan kinerja perusahaan di masa depan.

Pengalihan saham Garuda Indonesia ini menandai babak baru dalam pengelolaan BUMN. Akan menarik untuk melihat apakah perubahan ini dapat mendorong pertumbuhan dan daya saing perusahaan di pasar global.