Mutasi Genetik dan Hilangnya Ekor: Penemuan Evolusioner Besar

Mutasi Genetik dan Hilangnya Ekor: Penemuan Evolusioner Besar

Mutasi Genetik dan Hilangnya Ekor: Penemuan Evolusioner Besar

Nasional

ORBITINDONESIA.COM – Penelitian terbaru mengungkapkan mutasi DNA yang menjadi kunci hilangnya ekor pada manusia dan kerabat dekatnya.

Hilangnya ekor pada manusia dan kera merupakan peristiwa evolusi penting yang terjadi sekitar 25 juta tahun lalu. Meski signifikan, mutasi genetik yang bertanggung jawab atas perubahan ini belum sepenuhnya dipahami hingga kini.

Dalam studi yang dipublikasikan di Nature, para ilmuwan mengidentifikasi mutasi unik dalam gen TBXT. Gen ini mengatur panjang ekor pada hewan berekor. Penemuan ini membuka peluang baru untuk memahami evolusi manusia.

Bo Xia, penulis utama studi ini, memulai penelitiannya setelah mengalami cedera pada tulang ekornya. Perspektif unik Xia, didukung oleh Itai Yanai, telah membawa pandangan baru dalam studi evolusi manusia.

Penemuan ini mengingatkan kita bahwa pengetahuan evolusi terus berkembang. Dengan setiap temuan baru, kita semakin dekat memahami sejarah panjang manusia. Apakah ada lagi misteri genetik yang menunggu untuk diungkap?

(Orbit dari berbagai sumber, 10 Januari 2026)