Strategi Pengendalian Demam Berdarah di Probolinggo: Tantangan dan Solusi

Strategi Pengendalian Demam Berdarah di Probolinggo: Tantangan dan Solusi

Strategi Pengendalian Demam Berdarah di Probolinggo: Tantangan dan Solusi

Nasional

ORBITINDONESIA.COM – Meningkatnya kasus demam berdarah dengue di Probolinggo menjadi perhatian serius bagi Dinas Kesehatan setempat, dengan 1.667 kasus tercatat hingga akhir Desember 2025.

Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menghadapi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan dengan tingginya angka kasus demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, dan telah menyebar di 24 kecamatan.

Kecamatan Paiton mencatat kasus DBD tertinggi dengan 202 kasus, sedangkan Kecamatan Sumber memiliki kasus terendah dengan hanya 4 kasus. Tingginya angka ini tidak lepas dari banyaknya tempat perkembangbiakan nyamuk yang masih ditemukan di lingkungan masyarakat, diperburuk oleh genangan air tak terkelola dan perubahan cuaca.

Pengendalian DBD tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan; peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam strategi pengendalian, melibatkan perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat untuk menanggulangi peningkatan kasus ini.

Dengan upaya terpadu dan kesadaran setiap elemen masyarakat, Kabupaten Probolinggo dapat mengendalikan penyebaran DBD. Pertanyaannya, apakah pendekatan lintas sektor ini mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang?

(Orbit dari berbagai sumber, 15 Januari 2026)