Hubungan AS-Kanada Memburuk: Kanada Beralih ke China
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah relasi yang memanas dengan AS, Kanada mengambil langkah besar dengan mendekati China untuk kesepakatan perdagangan baru.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Kanada meningkat selama masa pemerintahan Donald Trump. Kebijakan proteksionisme Trump dan retorika keras terhadap mitra dagang telah mengguncang hubungan yang sebelumnya erat. Kanada, yang bergantung pada AS sebagai mitra dagang terbesar, merasa harus mencari alternatif untuk melindungi ekonominya.
Data menunjukkan bahwa perdagangan antara Kanada dan AS mengalami penurunan selama 2018-2020. Sementara itu, China menawarkan pasar yang luas dan potensi pertumbuhan yang besar bagi Kanada. Ini menjadi alasan utama bagi Kanada untuk mencari peluang baru di Asia, meski dengan risiko diplomasi yang kompleks.
Banyak yang melihat langkah Kanada ini sebagai tanda pergeseran geopolitik di Amerika Utara. Beberapa ahli menilai ini sebagai langkah cerdas untuk diversifikasi ekonomi. Namun, ada juga kekhawatiran tentang ketergantungan baru pada China, yang memiliki rekam jejak hak asasi manusia dan praktik perdagangan yang kontroversial.
Dengan hubungan AS dan Kanada yang tidak pasti, langkah Kanada ke arah China bisa menjadi model bagi negara lain yang menghadapi tekanan serupa. Pertanyaannya, apakah ini akan menjadi strategi jangka panjang atau hanya solusi sementara? Dunia akan menyaksikan bagaimana hubungan ini berkembang di tahun-tahun mendatang.
(Orbit dari berbagai sumber, 18 Januari 2026)