Baskara Putra dan Aksi Kamisan: Perjuangan HAM di Tengah Stigma
ORBITINDONESIA.COM – Di jantung Ibukota, Baskara Putra berdiri teguh bersama Aksi Kamisan, menolak narasi sinis yang menyelubungi perjuangan HAM.
Aksi Kamisan telah lama menjadi simbol perlawanan atas pelanggaran HAM di Indonesia. Setiap minggu, keluarga korban berkumpul di depan Istana Merdeka menuntut keadilan. Namun, komentar miring sering kali muncul, menganggap aksi ini sebagai alat politik.
Baskara Putra, yang dikenal sebagai Hindia, mengungkapkan kekecewaannya terhadap stigma 'isu lima tahunan'. Ia menekankan bahwa perjuangan ini adalah soal kemanusiaan. Melibatkan Ibu Sumarsih dalam album musiknya adalah bukti bahwa seni bisa menyuarakan kebenaran.
Baskara menunjukkan bahwa seni dan aktivisme dapat berjalan beriringan. Aksi Kamisan lebih dari sekadar isu politik; ini adalah cerminan ketidakadilan yang masih harus diperjuangkan. Apakah kita siap mendengar dan memahami jeritan hati mereka yang telah lama diabaikan?
Aksi Kamisan mengingatkan kita untuk tidak hanya diam, tetapi juga beraksi. Mari bercermin pada perjuangan ini dan dukunglah dengan segenap hati. Apakah kita siap bergerak bersama demi keadilan yang belum terwujud?
(Orbit dari berbagai sumber, 27 Januari 2026)