Pergeseran Paradigma: Teknologi dan Media Berita di Era Digital

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah derasnya arus informasi, media berita menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan relevansi dan kredibilitas.

Era digital telah mengubah cara kita mengonsumsi berita. Dari surat kabar cetak hingga media daring, perubahan ini mempengaruhi pola konsumsi informasi publik. Platform digital menawarkan kemudahan akses, namun juga membuka ruang bagi penyebaran disinformasi.

Menurut data dari Reuters Institute, lebih dari 60% orang kini mengakses berita melalui platform digital. Tren ini menunjukkan peningkatan ketergantungan pada media sosial sebagai sumber berita utama. Namun, dengan meningkatnya berita palsu, kepercayaan publik terhadap media berita tradisional dan digital menjadi dipertanyakan.

Kritikus berpendapat bahwa media berita harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk tetap relevan. Namun, hal ini harus diimbangi dengan peningkatan standar etika jurnalistik. Kecepatan penyampaian berita tidak boleh mengorbankan akurasi dan integritas informasi.

Masa depan media berita bergantung pada kemampuannya beradaptasi dengan perubahan teknologi tanpa mengorbankan prinsip jurnalistik. Apakah kita siap menghadapi tantangan ini dan memastikan informasi yang diterima publik tetap akurat dan dapat dipercaya? (Orbit dari berbagai sumber, 1 Februari 2026)