Indosat Meroket: Laba Bersih dan Inovasi di Tengah Persaingan Industri

ORBITINDONESIA.COM – Indosat ($ISAT) mencatatkan lonjakan laba bersih yang mengejutkan, mencapai Rp1,9 triliun pada kuartal keempat 2025, menandakan pertumbuhan tahunan sebesar 86%. Pencapaian ini membawa total laba bersih tahun 2025 menjadi Rp5,5 triliun, melampaui ekspektasi pasar.

Persaingan ketat di industri telekomunikasi sering kali menekan margin keuntungan. Namun, Indosat terus berinovasi untuk mempertahankan pertumbuhan. Di tengah dinamika ini, peningkatan Average Revenue Per User (ARPU) menjadi salah satu strategi kunci perusahaan.

Kenaikan ARPU Indosat yang mencapai Rp44 ribu menandai tertinggi sejak merger pada 2022. Perusahaan menggunakan inisiatif hyper-personalization berbasis AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Selain itu, segmen multimedia dan internet juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Kombinasi peningkatan ARPU dan peluncuran layanan baru seperti GPU-as-a-Service menunjukkan strategi jangka panjang Indosat yang fokus pada diversifikasi dan inovasi. Meski basis pelanggan sedikit menurun, strategi pricing dan layanan baru dapat menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan.

Keberhasilan Indosat di 2025 membuka peluang besar di tahun berikutnya. Namun, dengan tantangan persaingan harga yang masih ada, pertanyaan terbesar adalah: bagaimana Indosat akan terus berinovasi untuk mempertahankan pertumbuhan ini di masa depan?

(Orbit dari berbagai sumber, 11 Februari 2026)