Cisco Tantang Broadcom dan Nvidia dalam Infrastruktur AI
ORBITINDONESIA.COM – Cisco Systems menggebrak pasar dengan chip dan router baru, siap bersaing di tengah peningkatan pengeluaran infrastruktur AI hingga $600 miliar.
Persaingan dalam pasar infrastruktur AI semakin memanas, dengan Cisco berusaha mengukuhkan posisinya melawan raksasa seperti Broadcom dan Nvidia. Peluncuran chip Silicon One G300 oleh Cisco menandai langkah strategis untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi pusat data skala besar.
Chip Silicon One G300, yang akan diproduksi menggunakan teknologi 3-nanometer dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Co, menjanjikan peningkatan efisiensi hingga 28%. Teknologi 'peredam kejut' baru yang diusungnya sangat penting untuk menangani lonjakan besar dalam lalu lintas data, sebuah tantangan utama dalam pengelolaan jaringan chip AI.
Melalui inovasi ini, Cisco tidak hanya memperkenalkan teknologi baru, tetapi juga menantang dominasi yang telah lama dipegang oleh Nvidia dan Broadcom dalam pasar chip AI. Keberhasilan ini dapat merombak lanskap kompetisi teknologi, terutama di sektor pusat data yang sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan informasi.
Pertanyaan yang tersisa adalah seberapa efektif Cisco dapat memanfaatkan inovasi ini untuk memenangkan pasar. Dengan tantangan dari para pesaing yang juga terus berinovasi, akankah Cisco mampu mempertahankan keunggulannya? Hanya waktu yang dapat menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Februari 2026)