Wabah Campak Kembali Mengancam California: Sebuah Analisis Mendalam
ORBITINDONESIA.COM – Sejak awal tahun 2026, California melaporkan 17 kasus campak, termasuk wabah pertama sejak 2020 yang menimbulkan kekhawatiran luas di kalangan masyarakat.
Wabah campak di California menandai kebangkitan virus menular ini setelah lima tahun. Pusat kasus terbesar berada di Shasta County dengan delapan kasus terhubung, semuanya melibatkan individu yang tidak divaksinasi atau berstatus vaksinasi yang tidak diketahui.
Campak menyebar melalui udara dan dapat menular hingga berjam-jam setelah orang terinfeksi meninggalkan ruangan. Menurut CDPH, 90% orang yang tidak divaksinasi akan terinfeksi jika terpapar. Meskipun tingkat cakupan vaksin MMR di kalangan anak-anak TK mencapai lebih dari 95%, masih ada kantong masyarakat dengan tingkat vaksinasi rendah.
Dr. Yasuko Fukuda menyoroti kemudahan penularan campak, terutama di komunitas dengan cakupan vaksinasi rendah. Dr. Monica Gandhi menambahkan bahwa situasi ini mengkhawatirkan, mengingat kebijakan imunisasi yang kuat di California. Ini menunjukkan potensi kasus yang lebih banyak dari yang terlaporkan.
Untuk melindungi diri dan orang lain, penting bagi keluarga untuk memeriksa status vaksinasi mereka dan mendiskusikan rencana perjalanan dengan penyedia layanan kesehatan mereka. Kesadaran dan tindakan pencegahan adalah kunci untuk mengendalikan penyebaran campak di komunitas.