Ekonomi Indonesia 2023-2033: Peluang dan Tantangan Ekspansi
ORBITINDONESIA.COM – Ekonomi Indonesia memasuki fase ekspansi baru pada 2023 setelah resesi 2020. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis, momentum ini bisa bertahan hingga 2033.
Indonesia terakhir kali mengalami resesi pada tahun 2020, memicu kekhawatiran akan kerentanan ekonomi. Namun, dengan memasuki fase ekspansi, ada harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan bahwa siklus ekonomi ini biasanya berlangsung 7 hingga 10 tahun, diikuti oleh resesi singkat.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di kisaran 5 persen, Indonesia dihadapkan pada tantangan mempercepat pertumbuhan untuk mencapai status negara maju. Purbaya menekankan perlunya pertumbuhan setidaknya 6,7 hingga 7 persen untuk menyerap tenaga kerja baru. Pengalaman negara maju seperti Korea, Taiwan, dan China menunjukkan bahwa pertumbuhan double digit selama lebih dari 10 tahun adalah kunci keberhasilan.
Kritikus mungkin berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sudah mendekati batas maksimal. Namun, optimisme Purbaya menawarkan perspektif berbeda. Dengan kebijakan yang tepat dan partisipasi aktif dari generasi muda, Indonesia berpotensi meningkatkan laju pertumbuhan ekonominya. Pertanyaannya adalah, apakah kebijakan dan strategi yang diambil akan cukup untuk mendukung ambisi ini?
Melihat ke depan, masa depan ekonomi Indonesia tampak menjanjikan namun penuh tantangan. Apakah Indonesia bisa memanfaatkan periode ekspansi ini untuk mencapai pertumbuhan yang lebih cepat dan berkelanjutan? Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk merealisasikan potensi ini.
(Orbit dari berbagai sumber, 15 Februari 2026)