Lonjakan Kasus Campak di Carolina Selatan: Peringatan dan Tindakan

ORBITINDONESIA.COM – Kasus campak di Carolina Selatan mencapai 979 kasus pada Selasa, menambah enam infeksi baru sejak Jumat.

Lonjakan kasus campak di Carolina Selatan menunjukkan penurunan cakupan vaksinasi di negara bagian tersebut. Pejabat kesehatan memperingatkan bahwa wabah ini dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Setidaknya 91 orang dikarantina setelah terpapar, dan satu orang diisolasi untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

Dari kasus yang dilaporkan, 913 individu tidak divaksinasi, 19 orang hanya mendapat satu dari dua dosis vaksin campak-gondok-rubella yang direkomendasikan, dan 26 lainnya telah divaksinasi penuh. Wabah ini berpusat di bagian barat laut negara bagian, termasuk wilayah Greenville dan Spartanburg. Dengan menurunnya tingkat vaksinasi lokal, Carolina Selatan telah mencari bantuan dari 12 spesialis penyakit menular dari CDC Foundation untuk mengelola wabah campak terbesar di AS dalam lebih dari 30 tahun.

Meningkatnya kasus campak di Carolina Selatan menjadi cerminan dari tantangan kesehatan masyarakat yang lebih luas terkait dengan penurunan cakupan vaksinasi. Anak-anak berusia 5 hingga 17 tahun merupakan kelompok yang paling banyak terinfeksi, diikuti oleh mereka yang berusia di bawah lima tahun. Ini menunjukkan pentingnya edukasi vaksinasi pada masyarakat untuk mencegah wabah lebih lanjut.

Kasus campak yang terus meningkat di Carolina Selatan menantang kita untuk mempertimbangkan kembali pentingnya vaksinasi dalam melindungi masyarakat. Apakah kita siap untuk menghadapi ancaman penyakit yang dapat dicegah ini? Tindakan cepat dan peningkatan kesadaran publik sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini secara efektif.

(Orbit dari berbagai sumber, 26 Februari 2026)