ALMA Ungkap Misteri Pusat Bimasakti: Jaringan Gas dan Lubang Hitam
ORBITINDONESIA.COM – Dalam terobosan astronomi terbaru, teleskop radio ALMA berhasil memotret pusat Bimasakti, menyingkap jaringan misterius di sekitar lubang hitam Sagittarius A*.
Di antara galaksi Bimasakti, terletak area pusat yang ekstrem dan misterius, rumah bagi lubang hitam supermasif. Selama ini, kawasan ini sulit untuk dipelajari akibat kerapatan gas dan debu yang tinggi. Namun, dengan teknologi ALMA, para astronom kini dapat menyelidiki detail yang sebelumnya tersembunyi.
Central Molecular Zone (CMZ) di pusat Bimasakti kini dapat dipetakan dengan detail luar biasa. Foto-foto ALMA menampilkan jaringan gas dingin, bibit pembentuk bintang. Survei ini juga mengungkapkan kimia rumit dari gas molekuler dingin, menyajikan potret mosaik kosmik yang menantang para ilmuwan untuk memahami proses ekstrem di pusat galaksi.
Dalam kondisi ekstrem seperti gravitasi kuat dan radiasi tinggi, bintang-bintang masif lahir dan hidup cepat sebelum mati dalam ledakan dahsyat. Proyek ACES bertujuan memahami apakah teori evolusi bintang konvensional berlaku di lingkungan ini. Hasilnya menunjukkan bahwa kita mungkin perlu merevisi pemahaman kita tentang pembentukan bintang di tempat-tempat ekstrim semacam ini.
Pengamatan oleh ALMA ini baru permulaan. Dengan peningkatan teknologi di masa depan, seperti ESO Extremely Large Telescope, kita akan dapat menggali lebih dalam lagi. Penelitian ini menantang kita untuk terus mengeksplorasi batas pengetahuan kita tentang alam semesta. Bagaimana interaksi antara gas, bintang, dan lubang hitam ini mempengaruhi evolusi galaksi? (Orbit dari berbagai sumber, 26 Februari 2026)