Budaya Beracun di Balik Kemunduran Co-op: Tantangan dan Peluang

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah klaim 'budaya beracun', Co-op menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan etos etisnya yang telah teruji waktu.

Beberapa manajer senior Co-op mengeluhkan suasana 'ketakutan dan keterasingan' di tingkat eksekutif. Surat kepada dewan mengungkapkan kekhawatiran tentang arah bisnis di bawah pimpinan Shirine Khoury-Haq.

Budaya yang menghalangi tantangan dianggap berkontribusi pada pengambilan keputusan buruk dan merosotnya moral. Penurunan penjualan dan gangguan operasional pasca-serangan siber memperparah situasi.

Restrukturisasi besar-besaran, meskipun bertujuan efisiensi, menimbulkan kebingungan pemasok dan gangguan internal. Kepergian banyak eksekutif senior menyiratkan ketidakpuasan terhadap arah strategis saat ini.

Di tengah transformasi ini, Co-op harus menyeimbangkan antara inovasi dan menjaga nilai-nilai inti. Apakah etika dan efisiensi dapat berjalan seiring tanpa mengorbankan salah satu?

(Orbit dari berbagai sumber, 3 Maret 2026)