Konflik AS-Israel-Iran: Ketegangan Memuncak, Perdamaian Dipertaruhkan

ORBITINDONESIA.COM – Serangan Israel ke Teheran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei memicu respons balistik dari Iran, mengancam stabilitas Timur Tengah.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat mencapai puncaknya setelah negosiasi nuklir di Jenewa gagal. Amerika Serikat, bersama Israel, melancarkan serangan ke Iran, menargetkan kediaman Ayatollah Ali Khamenei yang mengakibatkan kematiannya.

Serangan ini memicu balasan dari Iran dengan meluncurkan rudal balistik ke fasilitas militer AS di Timur Tengah. Presiden Donald Trump memuji serangan tersebut, menunjukkan bahwa operasi ini adalah hasil kerjasama intelijen dengan Israel. Tindakan ini menimbulkan pertanyaan tentang peran Trump sebagai penggagas Board of Peace yang baru dibentuk.

Desakan muncul agar Indonesia mengevaluasi keterlibatannya dalam Board of Peace. Majelis Ulama Indonesia menyatakan bahwa BoP telah kehilangan legitimasi dan gagal menjalankan mandat perdamaian. Trump dianggap lebih sebagai perusak perdamaian daripada penciptanya.

Konflik ini menunjukkan betapa rapuhnya upaya perdamaian di tengah permainan kekuatan geopolitik global. Apakah dunia akan melihat ini sebagai pelajaran untuk masa depan atau hanya sebagai episode lain dari siklus kekerasan yang tak berujung?

(Orbit dari berbagai sumber, 4 Maret 2026)