Subkultur Punk dan Solidaritas Sosial di Bulan Ramadan

ORBITINDONESIA.COM – Dalam langkah inspiratif, Komunitas Binong Street Punk (BSP) dan Still the Boots mengubah persepsi dengan berbagi takjil gratis di Tangerang selama Ramadan.

Berbagi di bulan Ramadan adalah tradisi yang mempererat hubungan sosial. Namun, subkultur punk sering kali dipandang sebelah mata dalam konteks kegiatan sosial. Stereotip ini menutupi kontribusi positif yang sebenarnya bisa mereka tawarkan.

Menurut survei Indonesian Social Foundation, 68% masyarakat mendukung komunitas aktif dalam kegiatan sosial. Aksi BSP dan Still the Boots menunjukkan bagaimana komunitas punk dapat berperan lebih dari sekadar musik dan gaya hidup. Ini adalah langkah konkret yang mematahkan stereotip negatif dan meningkatkan citra di mata publik.

Virman Wijaya dari BSP menekankan bahwa solidaritas adalah inti dari gerakan ini. Ini mengundang kita untuk mempertimbangkan kembali bagaimana kita melihat subkultur sebagai agen perubahan sosial. Perubahan citra ini penting tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk komunitas itu sendiri.

Kegiatan 'Berbagi Itu Indah' mengingatkan kita untuk tidak menilai komunitas hanya dari tampilan luarnya. Subkultur punk menunjukkan bahwa aksi kecil dapat berdampak besar. Mungkin saatnya kita membuka mata dan hati untuk melihat nilai-nilai yang sebenarnya mereka bawa.

(Orbit dari berbagai sumber, 13 Maret 2026)