Israel Tangkap Raz Cohen, Prajurit Cadangan IDF yang Dituduh Jadi Mata-Mata Iran

ORBITINDONESIA.COM - Shin Bet (intelijen dalam negeri) dan Kepolisian Israel telah mengumumkan penangkapan Raz Cohen, seorang prajurit cadangan IDF berusia 26 tahun yang bertugas di sistem pertahanan udara Iron Dome, atas tuduhan spionase untuk intelijen Iran.

Dakwaan yang diajukan di Pengadilan Distrik Yerusalem pada 18 Maret 2026, menuduh bahwa Cohen telah berhubungan dengan agen Iran melalui Telegram selama beberapa bulan, sepenuhnya menyadari identitas agen tersebut.

Detail investigasi mengungkapkan bahwa Cohen diduga mentransfer data keamanan yang sangat sensitif, termasuk 27 foto dan video sistem Iron Dome yang sedang beroperasi.

Informasi yang bocor tersebut dilaporkan mencakup proses penembakan, laju tembakan, prosedur persenjataan, dan lokasi spesifik dari tujuh pangkalan Angkatan Udara Israel dan dua baterai rudal aktif di pangkalan Hatzerim dan Palmachim.

Sebagai imbalan atas intelijen penting ini, Cohen dilaporkan menerima sekitar $1.000 dalam mata uang kripto.

Dia telah bertugas di sistem pertahanan udara sejak 2019 dan aktif selama beberapa eskalasi besar, termasuk perang saat ini, yang memberinya akses mendalam ke rahasia teknis dan operasional perisai pertahanan utama Israel.

Kasus ini dianggap sebagai salah satu pelanggaran keamanan paling serius dalam sejarah program Iron Dome.

Cohen menghadapi tuduhan membantu musuh selama perang, sebuah pelanggaran yang berpotensi dihukum penjara seumur hidup, sementara pihak berwenang berupaya menilai kerusakan jangka panjang terhadap efektivitas sistem tersebut.

Badan keamanan telah menggunakan penangkapan tingkat tinggi ini untuk memperbarui peringatan tentang upaya "rekrutmen digital" Iran yang menargetkan warga Israel melalui media sosial.

Insiden "ancaman orang dalam" ini telah memicu peninjauan segera terhadap protokol keamanan untuk semua personel yang ditempatkan di instalasi strategis vital.

(Sumber: TechTimes) ***