Kontroversi Kasus Videografer Amsal Sitepu dan Tantangan Hukum di Sumut

ORBITINDONESIA.COM – Ketika seorang videografer kreatif berujung di meja hijau, pertanyaan besar tentang keadilan dan penegakan hukum di Sumatera Utara pun mencuat.

Polemik ini bermula dari proyek video profil desa di Karo yang tersandung dugaan mark-up. Kasus ini menyeret Amsal Sitepu, seorang videografer yang kini divonis bebas, namun membangkitkan diskusi tentang batasan hukum dan kebebasan kreatif.

Dalam analisis auditor, biaya video dinilai lebih rendah dari proposal Amsal, memicu dugaan kerugian negara. Namun, Amsal dan kuasa hukumnya mempertanyakan dasar perhitungan ini, menyoroti potensi salah tafsir dalam penilaian kreativitas sebagai komoditas ekonomi.

Kasus ini menunjukkan ketegangan antara regulasi hukum dan dinamika industri kreatif. Harli Siregar, Kajati Sumut, mengingatkan pentingnya pendekatan restoratif dalam penegakan hukum, menandakan perlunya reformasi dalam menangani kasus serupa di masa depan.

Refleksi dari kasus Amsal menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara hukum dan inovasi. Apakah sistem hukum kita siap menghadapi tantangan industri kreatif? Mungkin saatnya kita merenung dan bertindak untuk masa depan yang lebih adil.

(Orbit dari berbagai sumber, 4 April 2026)