Meta Membayar Mahal Talent AI, Apa Dampaknya?
ORBITINDONESIA.COM – Meta mengguncang dunia teknologi dengan gaji fantastis bagi insinyur AI. Beberapa di antaranya mencapai $450,000 per tahun, sebelum bonus dan opsi saham.
Di tahun 2025, Meta berinvestasi besar-besaran dalam merekrut talenta AI. Langkah ini dilakukan di tengah perubahan kebijakan visa kerja oleh pemerintahan Trump yang memperketat proses dan meningkatkan biaya.
Meta mengajukan lebih dari 5,800 aplikasi visa kerja, mengungkap bagaimana mereka menghargai pekerja. Posisi di Meta, termasuk di WhatsApp dan divisi pembayaran, menunjukkan insinyur perangkat lunak dan peneliti AI mendapat gaji tinggi.
Pertanyaan yang muncul adalah, apakah strategi Meta ini berkelanjutan? Meskipun mereka membayar mahal untuk talenta AI, pengurangan aplikasi H-1B bisa menjadi indikasi tantangan ke depan.
Langkah Meta menunjukkan nilai tinggi pada inovasi AI, namun apakah ini akan menciptakan standar baru di industri teknologi? Pertanyaan ini menunggu jawaban di tahun-tahun mendatang.
(Orbit dari berbagai sumber, 7 April 2026)