Pertemuan Xi Jinping dan KMT: Kebangkitan China dan Dinamika Taiwan
ORBITINDONESIA.COM – Xi Jinping menegaskan tak ada kekuatan yang bisa menghalangi kebangkitan China, termasuk hubungan kompleks dengan Taiwan.
Sejak 1949, Taiwan beroperasi sebagai wilayah berpemerintahan sendiri setelah kekalahan nasionalis China. Beijing mengklaim pulau itu sebagai bagian dari prinsip Satu China.
Pertemuan Xi dengan KMT menandai pergeseran strategis, berpotensi memengaruhi stabilitas geopolitik di Selat Taiwan. Kunjungan ini, yang pertama dalam satu dekade, menunjukkan upaya untuk meredakan ketegangan.
Xi menyebut upaya kemerdekaan Taiwan sebagai sumber ketegangan, sementara Cheng Li-wun menyatakan pentingnya misi damai. Ini mencerminkan ketegangan antara keinginan integrasi dan otonomi.
Dengan dinamika yang kompleks ini, pertanyaan tetap: Bisakah perdamaian sejati tercapai di Selat Taiwan tanpa mengorbankan identitas atau kepentingan strategis? Kedua belah pihak harus mencari jalan inovatif menuju harmoni.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 April 2026)