Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi Global: Ancaman Resesi
ORBITINDONESIA.COM – Perang di Timur Tengah telah mengguncang ekonomi dunia, memperlambat pertumbuhan dan memicu inflasi, menurut laporan terbaru dari Dana Moneter Internasional (IMF).
Konflik ini terjadi setelah ekonomi global berhasil melewati pandemi, perang Rusia di Ukraina, dan inflasi yang melonjak tanpa terjerumus ke dalam resesi. Namun, keputusan Presiden Trump untuk memulai perang di Iran telah menghentikan laju ekonomi dunia.
IMF dalam World Economic Outlook terbaru menurunkan proyeksi pertumbuhannya, menyoroti dampak ekonomi dari krisis geopolitik yang mengacaukan harga energi dan menambah ketidakpastian ekonomi global. IMF memperingatkan bahwa meski perang singkat, kerusakan ekonomi global sudah terjadi.
Para pembuat kebijakan global yang berkumpul di Washington harus memfokuskan kembali misi inti IMF dan Bank Dunia. Sekretaris Keuangan Scott Bessent menekankan pentingnya stabilitas keuangan dan pengentasan kemiskinan, meskipun IMF perlu lebih fokus pada ketidakseimbangan global.
Dengan harga minyak yang meroket dan dampak ekonomi yang merugikan, dunia menghadapi risiko resesi global. Namun, dalam setiap krisis terdapat peluang untuk refleksi dan restrukturisasi ekonomi yang lebih berkelanjutan.
(Orbit dari berbagai sumber, 17 April 2026)