Krisis Bahan Bakar Jet Mengancam Perjalanan Global Musim Panas Ini
ORBITINDONESIA.COM – Perang Iran dan penutupan Selat Hormuz berpotensi menggoncang perjalanan udara global, memicu harga tiket melonjak dan pembatalan penerbangan.
Ketegangan di Selat Hormuz telah menimbulkan krisis energi besar, mengancam pasokan bahan bakar jet di Eropa dan Asia, yang dapat berdampak signifikan pada industri penerbangan.
Krisis ini telah mengguncang pasokan bahan bakar jet, dengan harga yang melonjak dua kali lipat sejak perang dimulai. IEA memperingatkan bahwa Eropa hanya memiliki cadangan untuk enam minggu ke depan. Amerika Serikat berusaha menutupi kekurangan ini dengan meningkatkan ekspor bahan bakar jet ke Eropa hingga enam kali lipat dari biasanya.
Jika Selat Hormuz tetap tertutup, kekurangan bahan bakar dapat memperburuk krisis, memaksa maskapai mengurangi penerbangan dan menaikkan biaya. Maskapai besar mungkin lebih mampu bertahan, tetapi maskapai kecil bisa terguncang. Ini adalah ujian ketahanan industri penerbangan global.
Krisis ini mengingatkan kita akan ketergantungan global pada jalur distribusi energi yang sempit. Dunia harus mencari solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko semacam ini di masa depan. Apakah kita siap menghadapi era baru dalam perjalanan udara?
(Orbit dari berbagai sumber, 19 April 2026)