Rabbi Gluck: Melarang Pawai pro-Palestina Akan Melanggar Hak-Hak Fundamental Komunitas Yahudi

ORBITINDONESIA.COM - Rabbi Herschel Gluck, presiden Shomrim — organisasi pengawasan lingkungan Yahudi terkemuka di timur laut London — dan pendukung dialog antaragama, menyatakan bahwa pawai pro-Palestina memiliki partisipasi Yahudi yang secara proporsional lebih tinggi daripada kelompok lain mana pun di Inggris Raya.

Dalam pernyataan baru-baru ini, Gluck berpendapat bahwa larangan menyeluruh terhadap protes ini akan merupakan “serangan antisemitisme nyata terhadap komunitas Yahudi Inggris”, karena akan membungkam suara sebagian besar orang Yahudi yang menggunakan hak mereka untuk berdemonstrasi.

Rabbi tersebut, yang bertanggung jawab langsung atas keamanan komunitas di daerah dengan risiko insiden yang tinggi, menolak menghubungkan pawai damai dengan meningkatnya kekerasan antisemitisme dan mengkritik penggunaan penderitaan Yahudi secara politis untuk membenarkan pembatasan.

Posisi Gluck sejalan dengan standar hukum internasional: Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (Pasal 21) dan Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia (Pasal 11) melindungi hak untuk berkumpul secara damai dan kebebasan berekspresi, kecuali dalam kasus-kasus risiko tertentu dan proporsional.

Gluck menekankan bahwa mengabaikan keragaman internal komunitas Yahudi justru merusak prinsip-prinsip ini.***