Pengguna Media Sosial Rentan Penipuan, Meski Berhati-hati
ORBITINDONESIA.COM – Media sosial menjadi medan yang subur bagi penipuan keuangan, meskipun penggunanya lebih berhati-hati dalam memilih profesional finansial.
Sebuah studi oleh Financial Industry Regulatory Authority mengungkapkan bahwa pengguna media sosial dan pengikut finfluencer lebih rentan menjadi korban penipuan meskipun mereka melakukan due diligence lebih tinggi dibandingkan non-pengguna.
Data menunjukkan 69% pengguna media sosial yang menjadi target penipuan kehilangan uang, berbanding 29% dari non-pengguna. Meskipun lebih banyak melakukan pengecekan latar belakang profesional, pengguna media sosial menunjukkan pengetahuan objektif yang lebih rendah namun percaya diri yang lebih tinggi.
Fenomena ini menyoroti ironi di mana pengetahuan subjektif yang tinggi tidak diimbangi dengan kemampuan mendeteksi penipuan. Platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram sering menjadi lokasi utama kerugian finansial.
Pertanyaannya adalah bagaimana meningkatkan literasi keuangan di kalangan pengguna media sosial yang semakin meningkat. Apakah edukasi yang lebih intensif bisa menjadi solusi atau ada pendekatan lain yang lebih efektif?