Menikmati Puisi Esai di Taman Kota yang Digagas Denny JA Foundation Diikuti 86 Peserta
ORBITINDONESIA.COM - Sebanyak 86 peserta dari berbagai komunitas, sekolah, dan masyarakat umum mengikuti kegiatan “Menikmati Puisi Esai di Taman Kota” yang digagas Denny JA Foundation di Amphitheater Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan. Acara ini menghadirkan pembacaan karya Denny JA, peluncuran antologi siswa SMPN 15 Jakarta, serta panggung open mic lintas generasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas Suku Dinas Pendidikan JS2, Drs. I Wayan Swastawa, M.Pd. Setelah pengantar dari Denny JA Foundation, Komunitas Arisan Puisi Esai tampil membawakan karya Denny JA, antara lain “Nasionalisme di Era Algoritma”, “Maafkan Kami, Alexa”, dan “Dua Matahari di Ufuk yang Berbeda (Tjokroaminoto dan Semaun)”. Pembacaan disertai dramatisasi yang menghidupkan kisah dalam setiap karya.
Para siswa SMPN 15 Jakarta kemudian membacakan puisi esai karya sendiri tentang kerusakan lingkungan, bencana, dan masa depan bumi. Pada kesempatan yang sama, diluncurkan antologi karya 47 siswa berjudul Kembali Mencintai Bumi Setelah Sumatra Menangis.
Acara juga menampilkan “Pesta Para Rampok” karya Dhenok Kristianti dan “Kutulis Puisi Esai ‘Kiri’ yang ‘Kere’ di Telinga Negara” karya Isti Nugroho.
Dalam sesi open mic, panitia memberi kesempatan kepada tujuh peserta untuk membacakan puisi. Salah satunya Armando, peserta berusia sekitar 70 tahun yang datang khusus dari Banten. Di tengah penampilan para siswa, kehadirannya menjadi momen yang memperlihatkan bagaimana panggung puisi dapat mempertemukan generasi.
Rafina, Duta Kesehatan Masyarakat 2025, mengaku terkesan dengan keberanian para siswa. “Aku kagum banget dengan acara ini, juga dengan adik-adik yang sudah berani mengekspresikan keprihatinan mereka terhadap Indonesia melalui puisi esai,” ujarnya.
Nita Lusaid dari Denny JA Foundation menyampaikan bahwa “Menikmati Puisi Esai di Taman Kota” akan menjadi kegiatan rutin bulanan. Program ini diharapkan membuka ruang bagi komunitas, sekolah, penulis pemula, dan masyarakat umum untuk mengenal, membaca, serta menulis puisi esai.
Kegiatan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Taman Bendera Pusaka dengan tema “Bahasa yang Menyatukan, Puisi yang Menghidupkan”. ***