Lima Pertanyaan yang Belum Terjawab Seputar Kepindahan Mendadak Harry dan Meghan Kembali ke Inggris
ORBITINDONESIA.COM — Kabar mengenai rencana kepulangan Duke dan Duchess of Sussex menghiasi halaman depan berbagai surat kabar Inggris pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, saat warga Inggris dikejutkan oleh berita bahwa pasangan tersebut akan kembali ke negara itu setelah enam tahun tinggal di Amerika Serikat.
Keluarga Sussex dijadwalkan akan tinggal di sebuah kediaman pribadi di luar London, dan kedua anak mereka—Pangeran Archie (7 tahun) dan Putri Lilibet (5 tahun)—sudah didaftarkan di sekolah-sekolah di Inggris.
Kepulangan mendadak Pangeran Harry dan Meghan ini tak diragukan lagi akan memicu berbagai spekulasi di Inggris, negara di mana drama keluarga Wangsa Windsor kerap menyita perhatian publik.
Mengapa sekarang?
Kepindahan ini—yang diperkirakan akan terjadi dalam hitungan hari—terasa mendadak, namun pasangan tersebut kemungkinan besar telah mempertimbangkannya sejak lama.
Keputusan final mungkin baru diambil belakangan ini, namun mengingat tahun ajaran sekolah di Inggris dimulai pada awal September, keluarga kerajaan tentu ingin segera memantapkan situasi bagi anak-anak mereka sesegera mungkin.
Pertemuan dengan Raja Charles dan Ratu Camilla bulan lalu tampaknya menjadi faktor kunci dalam keputusan pasangan tersebut untuk kembali melintasi Atlantik.
Pertemuan di Highgrove—kediaman pribadi sang raja di pedesaan Gloucestershire, Inggris—merupakan momen penting yang menandai pertemuan kembali sang raja (yang kini berusia 77 tahun) dengan cucu-cucunya setelah empat tahun berpisah.
Meghan dan anak-anak mereka menyusul Harry ke Inggris menjelang akhir kunjungannya pada bulan Juli, yang berfokus pada berbagai agenda terkait Invictus Games tahun depan. Selama kunjungan tersebut, mereka juga mendatangi Althorp House, kediaman leluhur mendiang ibu Harry, Diana (Putri Wales), tempat ia dimakamkan.
Saat ditanya mengenai alasan kepulangan mereka, seorang sumber yang dekat dengan pasangan tersebut hanya berkomentar tentang betapa mereka menikmati kunjungan keluarga ke Inggris bulan lalu.
Bagaimana dengan masalah keamanan?
Di tengah munculnya rincian mengenai rencana kepindahan keluarga tersebut, ada satu aspek penting yang belum dibahas secara langsung: masalah keamanan mereka.
Perlindungan polisi yang didanai oleh uang pajak selama mereka berkunjung ke Inggris telah lama menjadi sumber perdebatan. Bahkan, hal itulah yang mendasari keputusan mendadak Harry untuk tidak membawa istri dan anak-anaknya dalam agenda kegiatannya di London bulan lalu, sebagaimana yang semula direncanakan.
Harry, yang masih berada di urutan kelima pewaris takhta Inggris, telah terlibat dalam perselisihan berkepanjangan dengan pemerintah Inggris setelah status keamanannya diturunkan oleh Komite Eksekutif Kerajaan dan VIP (RAVEC) saat ia dan Meghan mundur dari tugas-tugas kerajaan.
Namun, hingga kini, pemerintah Inggris bersikeras pada pendiriannya.
Tahun lalu, Harry mengatakan kepada BBC bahwa ia tidak bisa "membayangkan situasi di mana saya akan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris saat ini."
Pernyataan itu ia sampaikan setelah ia kalah dalam gugatan terhadap Kementerian Dalam Negeri (Home Office) di Pengadilan Banding Inggris terkait pengaturan keamanannya. Pada akhir Juni, ia masih menantikan hasil tinjauan dari Dewan Manajemen Risiko RAVEC.
Belum diketahui secara pasti apakah mereka telah mencapai kesepakatan dengan Kementerian Dalam Negeri atau siapa yang akan menanggung biaya keamanan yang diperlukan saat mereka kembali.
Sebelumnya, juru bicara pemerintah Inggris menyebut sistem perlindungan keamanan mereka sebagai sistem yang "ketat dan proporsional."
Bisakah keretakan hubungan kerajaan ini dipulihkan?
Hubungan Harry dan Meghan dengan keluarga besar kerajaan telah renggang selama bertahun-tahun. Pasangan ini meninggalkan Inggris dan mundur sebagai anggota keluarga kerajaan yang aktif menjalankan tugas pada tahun 2020, lalu menetap di kawasan pesisir eksklusif Montecito, California, demi mencapai kemandirian finansial.
Keretakan hubungan semakin melebar setelah wawancara terbuka pasangan itu dengan Oprah Winfrey, penayangan serial dokumenter Netflix mereka, serta penerbitan memoar Harry yang mengungkap berbagai hal pribadi.
CNN memperoleh informasi bahwa Raja Charles baru diberitahu mengenai langkah ini pada akhir pekan lalu; hal ini mengisyaratkan bahwa rencana kepindahan yang mengejutkan tersebut tidak dibahas saat Harry bertemu ayahnya beberapa minggu sebelumnya. Terlepas dari itu, Raja dikabarkan menyambut baik kesempatan untuk lebih sering bertemu dengan keluarga Sussex.
Dalam beberapa tahun terakhir, tampaknya ada upaya perbaikan hubungan antara ayah dan anak tersebut. Harry segera kembali ke Inggris setelah Raja Charles didiagnosis menderita kanker, dan keduanya dilaporkan lebih sering berkomunikasi belakangan ini.
Situasi berbeda terjadi dengan kakak laki-lakinya, Pangeran William; hubungan mereka masih renggang. William dan istrinya, Catherine, juga telah diberi tahu mengenai rencana Harry dan Meghan. Belum ada komentar dari Pangeran maupun Putri Wales terkait hal ini.
Sejak ayahnya didiagnosis menderita kanker, William harus memikul tanggung jawab yang lebih besar sebagai pewaris takhta. Charles masih menjalani perawatan, namun sempat memberikan kabar terbaru yang jarang terjadi pada bulan Desember, saat ia mengungkapkan bahwa respons tubuhnya terhadap pengobatan tersebut tergolong baik.
Kendati demikian, kelompok tersebut—yang pernah dijuluki "Fab Four" oleh pers Inggris—sempat tampil bersama untuk menyapa warga di Windsor setelah wafatnya Ratu Elizabeth II pada tahun 2022. Setahun sebelumnya, kedua bersaudara itu meresmikan sebuah monumen peringatan untuk mengenang ibu mereka, tepat pada hari yang seharusnya menjadi ulang tahun ke-60 Diana. Masih harus dilihat apakah kakak-beradik yang dulunya sangat akrab ini akan memutuskan untuk mengesampingkan perbedaan di antara mereka menjelang peringatan 30 tahun wafatnya sang ibu.***