Remaja Palestina Tewas Akibat Tembakan Angkatan Laut Israel di Gaza

ORBITINDONESIA.COM - Seorang remaja Palestina tewas pada hari Minggu, 7 Juni 2026, akibat tembakan angkatan laut Israel di lepas pantai Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah, lapor Anadolu.

Jenazah Muhammad Musa Abu Giab, 15 tahun, tiba di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa setelah ditembak oleh kapal perang Israel, kata sumber tersebut.

Giab bekerja sebagai nelayan, tambah sumber setempat. Kapal-kapal angkatan laut Israel melepaskan tembakan dengan senapan mesin ke arah perahu nelayan, yang menewaskannya.

Kapal perang Israel juga melepaskan tembakan dengan senapan mesin dan peluru ke arah pantai Kota Gaza di bagian utara Jalur Gaza, tanpa ada korban jiwa yang dilaporkan.

Jenazah dua warga Palestina lainnya tiba di Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza setelah mereka tewas dalam serangan artileri Israel pada hari Sabtu yang menargetkan sebuah rumah di lingkungan Zeitoun, kata sumber medis di rumah sakit tersebut.

Tenda Pengungsi

Setidaknya enam warga Palestina tewas dan 10 lainnya, termasuk anak-anak, terluka pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, ketika serangan pesawat tak berawak Israel menghantam sebuah tenda yang menampung pengungsi sipil di Kota Gaza, menurut sumber medis, lapor Anadolu.

Serangan itu menargetkan sebuah tenda di lingkungan Al-Rimal di sebelah barat Kota Gaza, menghancurkannya dan merusak tempat penampungan di dekatnya, kata saksi mata kepada Anadolu.

Sumber medis mengatakan enam orang tewas dan 10 lainnya terluka dalam serangan itu.

Tentara Israel tidak segera berkomentar tentang insiden tersebut.

Serangan itu terjadi di tengah pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober, menurut otoritas Palestina.

Sejak gencatan senjata diberlakukan, setidaknya 951 warga Palestina telah tewas dan 2.984 lainnya terluka dalam serangan Israel yang hampir setiap hari terjadi, menurut angka Palestina.

Kesepakatan itu tercapai setelah perang genosida selama dua tahun yang dilancarkan Tel Aviv di Gaza yang menewaskan hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 orang sejak Oktober 2023. ***